Siemens Kembangkan Potensi Energi Hijau Dengan Pembangkit Listrik Virtual

Author : Franki Dibuat : May 17, 2019

Siemens Kembangkan Potensi Energi Hijau Dengan Pembangkit Listrik Virtual
Listrik Indonesia | Siemens Finlandia menciptakan sebuah model bisnis baru dalam rangka mengembangkan bisnis pembangkit listrik virtual−Vibeco (Virtual Buildings Ecosystem) yaitu sebuah cara yang inovatif untuk meningkatkan manfaat dari sistem energi yang semakin terdesentralisasi. Adapun inti dari pembangkit listrik virtual ini adalah sebuah platform perangkat lunak, dioperasikan oleh Siemens, yang mampu menyeimbangkan beban listrik secara cerdas dari bangunan yang saling terhubung dalam sebuah microgrid, menggabungkan energi terbarukan serta menyimpan energi.

Model bisnis pembangkit listrik virtual (virtual power plant/VPP) terbaru ini –yang merupakan sebuah sistemdemand-response digital−untuk pertama kalinya memungkinkan penggabungan beban listrik yang kecil dari berbagai jenis bangunan ataupun kawasan perindustrian, sehingga operator bangunan mampu menjual kembali energi tersebut ke pasar cadangan listrik, dengan tujuan untuk meningkatkan fleksibilitas dari pasar listrik secara keseluruhan.

“Kami membentuk sebuah pasar baru dengan teknologi ini,” ujar Cedrik Neike, CEO Siemens Smart Infrastructure. “Bersama-sama dengan Finlandia, kami mempelopori sebuah model sistem energi terdesentralisasi yang menguntungkan bagi sektor kelistrikan, bisnis serta masyarakat. Kompleksitas dalam menyeimbangkan beban listrik dari sejumlah bangunan, jaringan listrik serta infrastruktur eMobility tentu membutuhkan sebuah keahlian yang mendalam dalam ranah permintaan dan penawaran.”

Layanan VPP membantu menyeimbangkan penggunaan listrik, mengurangi kebutuhan akan cadangan listrik sehingga berdampak pada pengurangan emisi karbon dioksida. Operator jaringan listrik nasional Finlandia, Fingrid, memberi kompensasi bagi pemilik bangunan ketika VPP menyalurkan daya listrik ke dalam jaringan publik. Kementerian Ekonomi dan Lapangan Kerja Finlandia bahkan memberikan dana hibah sebesar 8.4 juta Euro sebagai bentuk investasi untuk menyediakan teknologi yang diperlukan.

Siemens berhasil mendapatkan dua perusahaan percontohan pertama untuk layanan VPP ini, yaitu Finnish Railways yang akan menghubungkan Stasiun Utama Helsinki serta dua stasiun kereta lainnya dalam sebuah microgrid untuk menciptakan sebuah pembangkit listrik virtual.

“Energi terbarukan menghadirkan tantangan bagi sistem keenergian. Maka dari itu, kami ingin mempersiapkan diri mulai dari sekarang untuk menghadapi perubahan-perubahan ini,” ujar Juha Antti Juutinen, Direktur Real Estate di Finnish Railways.
Lappeenranta, sebuah kota dengan 75,000 penduduk yang berdekatan dengan perbatasan Rusia, akan mulai menghubungkan 9 bangunan publik, yang nantinya akan meningkat dan menghubungkan lebih dari 50 bangunan ke dalam sebuah microgrid kota.

“Layanan pembangkit listrik virtual ini mengurangi dampak lingkungan dari perkotaan serta memberikan pendapatan tambahan,” ujar Markku Mäki-Hokkonen, manajer pengembangan Kota Lappeenranta.

Platform VPP dari Siemens memanfaatkan kesuksesan dari proyek optimalisasi energi di pusat perbelanjaan Sello, sebuah bangunan seluas 100,000 m2 di pinggir kota Helsinki. Microgrid di Sello berhasil melakukan efisiensi dan penyimpanan energi, optimalisasi beban puncak serta memproduksi aliran listrik mereka sendiri. Selain itu, juga menghasilkan energi tambahan bagi pasar cadangan listrik dan menghasilkan pendapatan sebesar 650,000 Euro per tahun bagi para pemilik gerai di Sello. (DH)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top