Signify Terus Berinovasi Agar Cahaya Lebih Bermakna

Author : Franki Dibuat : Jul 12, 2019

Signify Terus Berinovasi Agar Cahaya Lebih Bermakna
Foto: Turiman Sofyan/Listrik Indonesia
Listrik Indonesia | Signify, yang sebelumnya dikenal sebagai Philips Lighting, terus memperkuat eksistensi dengan beragam inovasi, seiring menjadi perusahaan baru dari Philips Lighting, sejak Mei 2018. Nama legal dari Signify telah digunakan sejak awal 2019 di semua negara, termasuk di Indonesia. Perubahan ini mengikuti amandemen anggaran dasar perusahaan yang mengubah namanya dari Philips Lighting NV menjadi Signify NV.

Country Leader Signify Indonesia Rami Hajjar mengatakan Signify akan terus menggunakan merek Philips untuk produk-produknya, merek pencahayaan paling terpercaya di dunia, di bawah perjanjian lisensi dengan Royal Philips.

“Kami melihat cahaya sebagai bahasa kecerdasan yang baru. Pemilihan nama baru perusahaan kami ini berasal dari bagaimana cahaya menjadi sebuah bahasa pintar, yang menghubungkan dan menyampaikan makna (signify),” ujar Rami, pada acara Chief Editor Dinner, di kawasan Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (10/7).

Rami menambahkan, hal ini merupakan ekspresi jelas dari visi dan tujuan strategis kami untuk membuka potensi cahaya yang luar biasa untuk kehidupan yang lebih cerah dan dunia yang lebih baik. Signify adalah upaya kami lewat teknologi untuk memberi kehidupan melalui cahaya. “Dengan menghubungkan cahaya ke jaringan, perangkat lunak, sensor dan platform IoT (internet of things), kami membuka pintu ke dunia yang lebih pintar,” ujar dia.

Gelaran acara Chief Editor Dinner, diawali dengan melakukan tur di Roemah Djawa, untuk merasakan sensasi suasana rumah khas Jawa yang berarsitektur Joglo yang menjanjikan keramahan, kehangatan, ketenangan dan damai sambil menikmati sajian dari ribuan koleksi artifak antik, unik, dan langka, tentu saja dari nusantara dan mancanegara.

Acara yang penuh keramahan dan keakraban yang dihadirkan Signify, diakhiri dengan momen santap malam bersama dengan menu masakan yang berasal dari dapur Jawa di ruang Papua, dengan ornamen dan patung khas yang kental dengan nuansa budaya “Bumi Cendrawasih”. (TS)

Tags : News
Terakhir disunting : Jul 12, 2019


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top