Solusi Rumah Ditinggal Mudik dari Schneider

Author : Franki Dibuat : Jun 19, 2017

Solusi Rumah Ditinggal Mudik dari Schneider
Listrik Indonesia | Tidak terasa Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata, ini merupakan minggu terakhir di bulan nan suci ini. Yang teristimewa yakni momen mudik dan bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Namun, sudahkah memperhatikan keamanan tempat tinggal ?
 
Pasalnya, di musim Lebaran seringkali rumah ditinggal dalam keadaan kosong, baik itu karena mudik, bersilaturahmi ke tempat tinggal kerabat, atau sekadar salat Ied di masjid. Di sinilah peranan penting dari solusi Smart Home terintegrasi, yang secara cerdas dapat melindungi rumah dari berbagai potensi bahaya.
 
Bahaya yang pertama yakni meningkatnya aksi kejahatan pada saat Lebaran, di mana salah satu target utamanya adalah rumah kosong yang ditinggal penghuninya saat mudik. Pada 2016 silam, Pusat Informasi Kriminal Nasioal POLRI mencatat sebanyak 2.816 kasus pencurian kondisi musim lebaran yang ditinggal penghuninya.
 
Selain itu, bahaya kebakaran akibat arus pendek listrik juga menghantui penghuni rumah, di mana saat rumah ditinggal, pemilik tidak dapat mengontrol keadaan rumah. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI mencatat pada Juni – Juli 2016 periode musim mudik Lebaran tahun lalu mencatat 108 insiden kebakaran akibat arus pendek listrik.
 
Maka dari itu, guna membantu penghuni rumah melindungi keamanan rumah di saat musim Lebaran nanti, Schneider Electric memiliki rangkaian solusi Smart Home yang mampu menjawab beragam kebutuhan konsumen, di antaranya: mengutamakan kualitas; sederhana dan mudah digunakan; terangkum dalam sistem yang terintegrasi untuk mempermudah pengawasan dan pengontrolannya; serta terdigitalisasi sehingga dapat saling terkoneksi antara satu dengan lainnya.
 
Solusi di antaranya yakni :
1.  Sensor Okupansi
Pemilik rumah dapat memanfaatkan sensor okupansi yang dapat menyalakan atau meredupkan lampu secara otomatis dengan mendeteksi gerakan dalam ruangan. Dengan penggunaan sensor okupansi, tidak perlu lagi meninggalkan ruangan terang-benderang saat cahaya tak dibutuhkan, sehingga dapat menghemat biaya listrik selama mudik.
 
2. Residual Current Circuit Breaker with Over Current Protection (RCBO)
Tidak jarang pemilik rumah lupa untuk memeriksa atau mencabut stop kontak perangkat listrik yang tidak terpakai di rumah. Akibatnya, resiko terjadinya arus pendek listrik dapat terjadi kapan saja tanpa terdeteksi, dan tentunya semakin tak terkontrol jika pemilik rumah tidak ada di tempat.
 
Schneider Electric menghadirkan solusi terbaru yaitu RCBO yang menggabungkan kedua fungsi MCB dan ELCB, untuk melindungi rumah dan penghuninya dari kerugian materi bahkan nyawa akibat hubungan arus pendek listrik.
 
3.  Lighting control
Lighting control merupakan rangkaian solusi automasi untuk perumahan yang memanfaatkan teknologi dan Internet of Things (IOT) guna menciptakan konektivitas antar perangkat rumah. Pada musim Lebaran, di saat pemilik rumah sedang pergi dan lupa mematikan lampu, maka mereka dapat mematikannya dari jarak jauh melalui gadget di manapun mereka berada.
 
Selain itu, pemilik rumah juga dapat menetapkan penjadwalan otomatis untuk menyalakan/mematikan lampu, TV dan AC, untuk menghindari pemborosan.
 
4.  CCTV
Mencegah aksi kejahatan yang tidak mustahil menimpa rumah di musim Lebaran nanti, sistem keamanan yang canggih dan modern juga penting untuk ditambahkan ke dalam rumah, seperti CCTV yang dapat memantau rumah anda selama 24 jam non-stop dan, yang terpenting, dapat langsung kita monitor melalui gadget.
 
Schneider Electric dengan brand CCTV-nya yaitu Pelco, memungkinkan penggunanya untuk dapat menangkap gambar berkualitas tinggi guna meningkatkan keamanan dan keselamatan rumah dengan resolusi tinggi.
 
5. Entrance Control System sekaligus Touch Screen Indoor Station
Untuk semakin meyakinkan pemilik rumah akan keamanan rumahnya di saat bepergian di musim Lebaran, Schneider Electric memiliki solusi terbaru bernama Xightor Pro Video Door Phone System. Solusi ini berfungsi sebagai “penjaga gawang” dengan menawarkan keamanan dan kemudahan pemantauan dan komunikasi dengan setiap pengunjung yang mungkin datang ke rumah saat kita sedang bepergian.
 
Uniknya, meskipun sistem ini berada di rumah, namun kita dapat memonitor dan mengontrolnya melalui gadget saat kita berada di luar rumah selama 24 jam non-stop. (RG)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top