STT-PLN Gelar Halal bi Halal Dengan Dosen dan Karyawan

Author : Franki Dibuat : Jun 25, 2018

STT-PLN Gelar Halal bi Halal Dengan Dosen dan Karyawan
Listrik Indonesia | Sekolah Tinggi Teknik PLN Jakarta (STT PLN), menggelar Halal bi Halal kepada segenap karyawan dan dosen pengajar. Bertempat di ruang Auditorium lantai 12 Gedung STT PLN Jakarta, acara tersebut bertemakan "Lebaran di Kampung Betawi".

Dalam sambutannya, Ketua STT-PLN Supriadi Legino mengatakan, setelah puasa satu bulan penuh puasa di bulan Ramadhan dan di tutup dengan hari raya Idul Fitri, dan kini saatnya kembali melakukan aktivitas seperti biasanya di lingkungan Kampus.

"Setelah sibuk silaturahmi di kampung halaman dengan keluarga masing-masing, hari ini kita kembali melakukan aktivitas seperti biasanya, untuk itu atas saya pribadi nama pimpinan STT-PLN mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin kepada seluruh karyawan dan dosen pengajar. Mohon maaf jika ada salah kata dan perbuatan yang menyinggung Bapak/Ibu karyawan, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja," jelas Supriadi saat memberi sambutannya Gedung STT-PLN Jakarta, (25/06).

"Hari ini kita mulai kembali bekerja seperti biasanya, maka itu di hari pertama ngantor ini kita mulai dengan hati yang bersih. Mudah-mudah ibadah Ramadhan yang telah kita lewati ini dapat memberikan berkah bagi kemajuan STT-PLN," sambungnya.

Dengan dimulainya bekerja secara normal ini, ia berharap seluruh karyawan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar untuk kemajuan STT-PLN dan kemajuan bangsa melalui para dosen dan mahasiswa serta lulusan STT-PLN dalam membangun bangsa.

"Alhamdulillah, dalam perjalanan STT-PLN ini dari tahun ke tahun saya selalu merasakan kekeluargaan yang sangat erat terhadap dosen, karyawan dan mahasiswa," terang Supriadi.

Saat ini nama STT-PLN sudah berada di posisi leading atas Kopertis wilayah III, kemampuan-kemampuan sudah semakin besar, sehingga nama STT-PLN bukan hanya diketahui dikalangan PLN melainkan diakui di kalangan instansi pemerintah maupun swasta. Demikian juga, lanjutnya, STT-PLN memiliki bentuk pengabdian besar kepada masyarakat yakni dengan Listrik Kerakyatan (LK), program tersebut yakni melibatkan masyarakat desa untuk membangun sendiri ketahanan energi nasional.

Dengan cara kita harus berhenti mendzolimi masyarkat yang disebabkan oleh prilaku kita terhadap membuang sampah. Seharusnya sampah tersebut dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan sesuatu, salah satunya yakni listrik dan gas. "Untuk itu, melalui LK ini saya berharap dapat mengurangi volume sampah yang kian memprihatinkan, dan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik secara mandiri," ungkapnya. (RG)

Tags : News
Terakhir disunting : Jun 25, 2018


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top