Tuntaskan 67 Proyek, PLN Regional Jabar Gelar Doa Syukuran

Author : Franki Dibuat : Feb 28, 2018

Tuntaskan 67 Proyek, PLN Regional Jabar Gelar Doa Syukuran
Listrik Indonesia | Sebagai wujud syukur terhadap beroperasinya 67 pekerjaan, meliputi proyek baru, extension, dan penggantian. PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB), Unit Induk Pembangunan Interkoneksi Sumatera – Jawa (UIP ISJ), dan Transmisi Jawa Bagian Barat, menggelar acara 'Doa Bersama Beroperasinya Proyek-Proyek di Regional Jawa Bagian Barat Triwulan I'.

Acara tersebut merupakan gabungan tiga unit PLN yang bertanggung jawab terhadap pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan di wilayah Jakarta dan sekitarnya, yang dilaksanakan di Gardu Induk Cengkareng II, Kota Tangerang, Banten.

Haryanto WS, Direktur Regional Jawa Bagian Barat PT PLN (Persero) mengatakan, sepanjang semester 2 2017, pihaknya melalui UIP JBB berhasil menyelesaikan 11 proyek demi melistriki Jakarta dan sekitarnya. Proyek tersebut meliputi dua (2) Gardu Induk Pasangan Dalam atau Gas Insulated Switchgear (GIS) yaitu GIS Antasari dan GIS Gandaria, masing-masing memiliki kapasitas 120 MVA (Mega Volt Ampere).

Ia menambahkan, proyek Pembangunan dan Peningkatan Transmisi atau Rekonduktoring Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV juga berhasil dituntaskan oleh PLN UIP JBB sepanjang enam (6) bulan terakhir di tahun 2017, yaitu Gandaria – Miniatur sepanjang 16.35 kilometer sirkit (kms); Serpong – Lengkong dengan menggunakan High Tension Low Sagging (HTLS) sepanjang 11.6 kms; serta Petukangan – Bintaro – Serpong sepanjang 26.22 kms.

Tak hanya itu, PLN UIP JBB juga melakukan pembangunan transmisi dengan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) atau sering disebut Underground Cable, antar Gardu Induk (GI). Proyek SKTT ini meliputi SKTT GI Muara Karang Lama – GI Muara Karang Baru, SKTT GI Manggarai – GI Dukuh Atas, SKTT GI Manggarai – GI Gedung Pola, SKTT GI Ketapang – GI Mangga Besar, SKTT GI Duren Tiga – GI Kemang, dan SKTT GI Kemang – GI Antasari. Keseluruhan proyek dari UIP JBB ini tuntas di semester dua tahun 2017, dan kini telah beroperasi secara komersil selama periode tahun 2017 dan awal tahun 2018, serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan listrik di wilayah Jakarta dan sekitarnya, juga untuk mendukung suksesnya Asian Games di bulan Agustus – September (2018) nanti," ungkap Haryanto, disela-sela peresmian, Jakarta (28/02).

Sepanjang pertengahan hingga akhir 2017, lanjut Haryanto, sekitar 82 kms Jaringan Transmisi Baru dan Trafo GI dengan kapasitas 1552,8 MVA telah berhasil diselesaikan oleh UIP JBB. "Sebelas (11) proyek ini menghabiskan dana PLN sebesar kurang lebih Rp 1.069.9 Miliar," jelasnya.

Demi menyokong kebutuhan listrik Ibukota dan sekitarnya, serta mendukung penuh keberhasilan pelaksanaan Asian Games 2018, UIP ISJ juga berhasil menuntaskan tujuh (7) proyek, yakni dua (2) GIS dan GI baru, empat (4) Ekstensi Bay, dan satu (1) Ekstensi Trafo Bay.

"Tujuh proyek ini telah beroperasi dalam rentang waktu Desember 2017 – Januari 2018," papar Haryanto.

Dua Gardu Induk baru yang dibangun oleh UIP ISJ meliputi GI Cengkareng II dan GIS Spinmill, dengan kapasitas masing-masing 150 kV. Sedangkan Ekstensi Bay dilakukan di GI 150 kV Saketi, GI 150 kV Bayah, GI 150 kV Rangkas Baru, GI 150 kV Menes Baru, serta Ekstensi Trafo Bay di GIS 150 kV Alam Sutera.

Proyek yang dikerjakan oleh UIP ISJ juga dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang semakin tinggi. Termasuk mendukung peningkatan infrastruktur Objek Vital Nasional Bandara Internasional Soekarno – Hatta, khususnya untuk GI Cengkarang II.

"Ini menunjukkan komitmen kami dalam menjaga dan meningkatkan keandalan infrastruktur milik negara, dengan cara memberikan pasokan listrik yang terbaik," tandas Haryanto. (RG)

Terakhir disunting : Feb 28, 2018


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top