Turbin Hidro Produk Lokal Cocok Untuk Daerah Pelosok

Author : Franki Dibuat : Apr 11, 2018

Turbin Hidro Produk Lokal Cocok Untuk Daerah Pelosok
Listrik Indonesia | Menjadi pionir produsen lokal yang memproduksi turbin hidro, PT Turbin Indonesia Internasional (TII) selalu mengedepankan TKDN (Tingkat komponen dalam negeri) yang mencapai 80%.

Menurut Director Turbin Indonesia Internasional, Edy Suyanto, melihat perkembangan yang pesat di sektor energi terbarukan, serta mendukung terwujudnya energi bersih, Turbin Indonesia Internasional fokus mengembangkan turbin untuk PLTA.

Jenis turbin yang diproduksinya antara lain, Turbin Francis yang bekerja secara efisien dapat beroperasi pada ketinggian air 40-600 meter, juga dapat menghasilkan listrik hingga 5 MW. Turbin Kaplan tinggi head berkisar 1,5-35 meter, turbin yang dikembangkan pada 1913 oleh Profesor Austria Viktor Kaplan dapat menghasilkan output daya sebesar 5-200 MW. Juga, memproduksi turbin mikro yang dirancang untuk kondisi aliran air rendah. Mudah dipasang, memanfaatkan teknologi menyedot energi air, memungkinkan kecepatan turbin dan generator dioptimalkan. Turbin ini dipasang langsung pada braket pendukung yang terpasang pada struktur bendungan.

“Menggunakan energi terbarukan banyak keuntungannya, misal PLTA kapasitas 15 kilowatt dapat membantu usaha dari masyarakat perdesaan seperti pertanian dan peternakan,” tutur Edy.

TII mempunyai workshop di Kawasan Jababeka, Cikarang, dengan dilengkapi teknologi canggih. Dalam produksinya selalu mengedepankan TKDN yang saat ini telah mencapai 80% untuk komponen lokalnya. TII juga telah menjadi pionir produsen lokal yang memproduksi hydro turbine.

“Kami bersama perusahaan afiliasi yakni PT Darma Daya Mandiri membangun power plant mini hydro berkapasitas 1 MW di Kuningan, Jawa Barat dan membangun PLTA skala kecil yang ditempatkan di berbagai pelosok daerah. Kami harapkan dapat dioptimalkan dan menjadi manfaat bagi penduduk sekitar,” pungkasnya. (GC)

Tags : Teknologi


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top