Ceremony AGENDA NEWS
Trending

25 Tahun, Tekad IP Wujudkan Power Beyond Boundaries

25 Tahun, Tekad IP Wujudkan Power Beyond Boundaries

Listrik Indonesia | PT Indonesia Power atau IP, salah satu anak usaha dari PT PLN (Persero), memasuki usianya ke-25 Tahun, pada tanggal 3 Oktober 2020, terus berkomitmen untuk selalu siap dalam menjalankan tugas seperti yang diamanahkan. Hal ini dibuktikan dengan capaian yang diperoleh Indonesia Power, seperti menjadi perusahaan pertama di sektor ketenagalistrikan yang mendapatkan Sertifikasi ISO 37001:2016.

Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan di Indonesia Power merupakan bukti nyata dari komitmen 3T perusahaan yaitu Tidak Suap, Tidak Gratifikasi dan Tidak Fraud, sehingga Indonesia Power konsisten untuk menjalankan proses bisnis perusahaan yang bersih dari praktik korupsi dengan berprinsip pada Good Corporate Governance (Tata Kelola Perusahaan Yang Baik). Tidak kalah pentingnya, Indonesia Power menerapkan tata nilai Akhlak menjadi core values di seluruh BUMN.

Direktur Utama PT Indonesia Power M. Ahsin Sidqi mengatakan, Indonesia Power selama 25 tahun telah mengabdi, yaitu sejak 3 Oktober 1995 hingga 3 Oktober 2020. “Memasuki usia 25 tahun IP yang semua hanya memiliki 8.000 MW kini sudah mencapai 16.000 MW. Dari 8 unit bisnis (UB) kini menjadi 22 UB dengan total karyawan sekitar 4.200 orang di seluruh Indonesia,” jelas Ahsin, dalam acara Talkshow 25 Tahun Indonesia Power dengan mengusung tema #PowerBeyondBoundaries, melalui Live Streaming Zoom dan Youtube, Kamis (1/10/2020).

 

Lanjut dia, IP memiliki pengalaman dalam pengelolaan pembangkit yang sangat lengkap, mulai dari berusia 100 tahun (PLTA Karacak) yang masih beroperasi dengan baik dan pembangkit modern (PLTA cascading Rajamandala). “Kami akan terus melahirkan pembangkit terbaru dengan konsep digital power plant sesuai transformasi PLN (Lean, Green, Innovative, dan Customer Experience),” tegas Ahsin.

 

Dari sisi pendapatan, Ahsin menjelaskan, PT IP pada tahun 2019 mampu mencatatkan profit sebesar Rp 7,8 triliun (meningkat 100% jika dibandingkan tahun 2018) dan telah menyerahkan deviden sebesar Rp12 triliun ke PLN dan diharapkan akan terus meningkat.

 

Untuk pengembangan bisnis, PT IP menerapkan visi baru, yaitu dengan arah Bisnis Solusi Energi adalah Revenue Beyond kWh. “Sehingga pendapatan non tenaga listrik akan semakin meningkat, di luar PLN dan Luar Negeri,” tegas dia.

 

Ahsin mengatakan, PT IP memperoleh SMAP ISO 37001 yang pertama (2019) untuk perusahaan listrik dan menjadi perusahaan dengan Five Star Implementation GRC (2020), sehingga GRC adalah komitmen utama insan IP. “PT IP akan terus mewujudkan program BUMN untuk Indonesia, terus berkarya dengan tata nilai baru AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmoni, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif),” imbuh Ahsin. (TS)


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button