CORPORATION NEWS
Trending

35 Tahun Wismatata Eltrajaya Jaga Keandalan Listrik Nasional

Listrik Indonesia | Sudah 35 tahun PT Wismatata Eltrajaya (WEJ) mengarungi bisnis pemeliharaan dan perbaikan trafo (power transformer) demi menjaga kendalan sistem ketenagalistrikan Tanah Air.

trafo merupakan bagian vital dalam ketenagalistrikan. “Trafo ini ibarat jantung dalam tubuh manusia. Kemudian pelumas [oli] seperti darahnya. Jika trafo tidak dipelihara dengan baik, kemudian terjadi kerusakan, maka sistem ketenagalistrikan akan terganggu. Kemudian untuk mengecek kondisi trafo dapat dilakukan melalui testing pelumasnya, sehingga dapat diketahui kondisi trafo tersebut, seperti halnya darah pada tubuh manusia.” begitulah yang digambarkan Ir. Tjahjadi Aquasa Sang leader Wismatata Eltrajaya.

Berawal dari tahun 1974, Tjahjadi mendirikan PT Wisma Sarana Teknik, sebuah kontraktor elektrikal. Motivasi utama bukan karena dia ingin menjadi seorang pebisnis, tetapi lebih didorong sosoknya yang menyukai tantangan.

Usaha yang dirintisnya terus berkembang selama 1974 – 1980 dengan membuka cabang dan anak perusahaan. Tahun silih berganti, kemudian pada tahun 1987 Tjahjadi mencetuskan WEJ untuk memperluas jaringan bisnisnya.

WEJ terus berkembang dalam melayani pemeliharaan dan perbaikan trafo distribusi milik PLN. Bukan bisnis namanya, kalau tak menjumpai rintangan dan tantangan. Pria lulusan ITB inj pun bercerita, pada tahun 1992 mitra utamanya yaitu PLN membuat kebijakan pembaruan trafo yang rusak (beli baru). Padahal dari sisi biaya membeli baru melipatgandakan anggaran alias tak efisien. Kemudian, pada 2018 pun permintaan perbaikan dan pemeliharaan sempat turun drastis. Pada saat itu pula, Tjahjadi mengambil alih WEJ (menjabat Dirut) dan mulai memperbaiki bisnisnya dan keuangan perusahaan.

"Saya senang tantangan, begitu ada potensi bisnis, saya anggap itu sebuah tantangan. Saya memang gila tantangan. Itu yang membuat saya sangat puas, bukan semata-mata mencari keuntungan. Selagi listrik masih ada, WEJ harus tetap ada," tuturnya.

CEO Wisma Group sekaligus Ketua Umum Himpunan Kontraktor Ketenagalistrikan dan Mekanikal Indonesia (HIKKMI) ini menambahkan bahwa para pelaku usaha di bidang transformator siap mendukung PLN dalam memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan di Tanah
Air. 

“Wismatata Eltrajaya menyelenggarakan seminar pemeliharaan trafo untuk bersama-sama meningkatkan kompetensi dan profesionalitas untuk pengadaan, penggunaan, dan pemeliharaan
trafo untuk memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan demi membangun negeri.”

Dalam seminar ini juga diadakan seremoni perayaan HUT Ke-35 WEJ, sebagai salah satu perusahaan jasa pemeliharaan dan perbaikan transformator. Salah satu peserta mini exhibition adalah PT Wisma Niagatama Perkasa sebagai pemeganang lisensi sistem perlindungan trafo dengan merek SERGI PT, yaitu alat dan sistem untuk mencegah terjadinya ledakan dan kebakaran trafo akibat dari gangguan teknis.



HUT 35

Dalam rangka HUT Ke-35 WEJ menyelenggarakan Seminar Teknik dan Mini Exhibition tentang Transformator bertajuk “Berbagi untuk Maju Bersama” di Ballroom Holiday Inn, Cikarang, Bekasi, Selasa (12/7/2022).

Tjahjadi mengatakan bahwa seminar dan mini exhibition ini merupakan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-35 PT Wismatata Eltrajaya pada 11 Juli 2022. 

Menurutnya, seminar Teknik tentang trafo ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang transformator bagi para insan trafo (Pahlawan Trafo) yang selama ini telah mendedikasikan dirinya dalam pengembangan trafo. Para Pahlawan Trafo ini mencakup individu, akademisi, produsen, vendor, penyedia jasa pemeliharaan dan perbaikan trafo, pengguna trafo baik perusahaan swasta maupun PT PLN (Persero) serta pemangku kepentingan lain.

“Seminar ini mengupas berbagai hal tentang trafo mulai dari jenis dan kualitas, teknik pemeliharaan dan perbaikan trafo, peralatan uji trafo, pengujian (testing) pelumas trafo, hingga material trafo [transformer].  Kami berharap seminar ini dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi para Pendekar Trafo sehingga semuanya bisa maju bersama. Peserta juga bisa melihat langsung berbagai hal terkait trafo di booth [stan] mini exhibition,” tuturnya saat membuka Seminar & Mini Exhibition tentang Pemeliharaan dan Perbaikan Trafo, Selasa (12/7/2022).

Sementara itu, Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto menjadi pembicara kunci (keynote speech). Wiluyo mengapresiasi inisiatif Wismatata Eltrajaya sebagai perusahaan jasa pemeliharaan trafo yang telah menyelenggarakan seminar teknik.
Menurutnya, seminar ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan sekaligus memberikan perspektif baru bagi para insan trafo.

Wiluyo menuturkan, transformator (transformer) menjadi bagian penting dalam sistem ketenagalistrikan, yaitu sistem distribusi tenaga listrik dari hulu (pembangkitan) sampai hilir (pengguna) baik rumah tangga, gedung perkantoran, pabrik, dan pengguna lainnya.

“Seminar ini memberikan bermanfaat bagi para insan trafo serta berkontribusi terhadap keandalan sistem ketenagalistrikan di Indonesia. Kami mewakili PT PLN (Persero) juga mengucapkan HUT Ke-35 PT Wismatata Eltrajaya. Semoga di usianya yang ke-35 ini bisa terus berkontribusi dan berkolaborasi dengan PLN untuk terus memperkuat keandalan listrik nasional,” tutur Wiluyo.

Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030, panjang jaringan transmisi per Desember 2020 mencapai 61.234 kms yang dominan berkapasitas/tegangan 150 kV. 

Sementara itu, kapasitas trafo gardu induk (GI) per Desember 2020 mencapai 150.008 MVA yang didominasi oleh trafo bertegangan 150/70/20 kV dan tegangan 500/275/150 kV. Demikian juga dengan unit trafo GI meningkat hampir 100% dari 1.217 unit pada tahun 2011 menjadi 2.121 unit pada kuartal III/2020 yang didominasi oleh trafo 150/70/20 kV sebanyak 1.822 unit.

Dalam RUPTL 2021-2030, pertumbuhan listrik diproyeksikan 4,9% dengan penambahan kapasitas pembangkit 40.575 megawatt (MW), transmisi 47.723 kms, dan Gardu Induk 76.662 MVA. Total rencana pembangunan GI periode 2021-2030 sebesar 76.662 MVA, sedangkan total rencana pembangunan gardu distribusi sebesar 31.095 MVA.

Sementara itu, para pembicara dalam Seminar ini adalah: Ir. Sumaryadi MT. IPU. (Mantan General Manager PLN UIT Jawa bagian Tengah); Didik Susilo Widianto (Leader of Excellence (COE) - GE Transformer Expert); Ir. William Ondang (Direktur Utama PT Pancasoft); Ismu Prabowo (Senior Product Engineering/Sales Engineer PT Guna Elektro); Irena Tjahjadi (Direktur PT Wisma Niagatama Perkasa). Beberapa peserta mini exhibition antara lain: PT Puretech, PT Pancasoft, PT Guna Elektro, Sergi Transformer Protector, dan Repsol Indonesia.

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button