Pertamina Gencarkan Penggunaan BBM Barcode di SPBU

Selasa, 23 Juli 2024 | 17:47:19 WIB
SPBU Pertamina gunakan barcode. (Dok: @nmaa_ind)

Listrik Indonesia | Pertamina Patra Niaga, anak usaha PT Pertamina (Persero) memperluas wilayah pendataan barcode untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite khusus kendaraan roda empat secara bertahap di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) berbagai wilayah Indonesia. 

Sebelumnya, Pertamina telah menerapkan program ini di 41 kota/kabupaten sejak Juli 2023.

Pertamina gunakan barcode di SPBU

Perluasan pendataan barcode tahap pertama dimulai pertengahan Juli, mencakup wilayah Jawa Madura Bali (Jamali) serta beberapa wilayah di luar Jamali, yaitu Maluku, NTT, Maluku Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. 

Pjs. Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk mencatat transaksi BBM bersubsidi secara lebih baik dan transparan, mengingat adanya anggaran kompensasi yang diberikan pemerintah untuk produk Pertalite.

Heppy mengungkapkan bahwa perluasan wilayah ini dilakukan secara bertahap oleh Pertamina, dimulai dari 190 kota/kabupaten di wilayah Jamali dan sebagian Non Jamali. Provinsi lainnya, sebanyak 283 kota/kabupaten, akan menyusul di tahap berikutnya. 

Kendaraan mobil yang belum memiliki barcode tetap akan dilayani dan diarahkan untuk mendaftar di website Subsidi Tepat.

Menurut Heppy, program ini merupakan pendataan, bukan pembatasan, yang diharapkan dapat membantu pemerintah mengetahui pengguna subsidi BBM dan meminimalisir indikasi kecurangan atau penyalahgunaan BBM bersubsidi di lapangan. Hingga awal Juli 2024, sudah tercatat lebih dari 4,6 juta pengguna Pertalite mendaftar barcode.

Tags

Terkini