Sekjen ESDM Puji Kinerja DEN, Detail Hingga Level Implementasi

Kamis, 12 Desember 2024 | 11:41:35 WIB
Sekretaris Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana dalam acara Anugerah Dewan Energi Nasional (DEN) Tahun 2024 di Jakarta Convention Center (JCC). (Dok: KESDM)

Listrik Indonesia | Sekretaris Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana memberikan apresiasi terhadap kinerja Dewan Energi Nasional (DEN) dalam mempersiapkan dan mengawal kebijakan ketahanan energi nasional. Hal tersebut disampaikan pada acara Anugerah Dewan Energi Nasional (DEN) Tahun 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) belum lama ini, dikutip Kamis (12/12/2024).

Upaya ini merupakan bagian dari usaha pemerintah dalam mencapai swasembada energi, sesuai dengan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

“DEN menurut saya dengan pekerjaan yang sangat baik sekarang, dalam arti, sisi persiapan, sisi kajian, sisi willingness bahwa DEN itu mempelajari sampai detail.” ungkapnya.

Ia juga memuji DEN atas penyusunan policy paper dan concept note yang memperkuat langkah strategis dalam sektor energi nasional. 

"Saya kira sangat baik, nanti ada policy paper-nya, ada concept note-nya, yang akan memperkuat kebijakan tersebut," tambahnya.

Lebih lanjut, Dadan menjelaskan bahwa peran DEN tidak berhenti pada tahap perencanaan saja, tetapi juga aktif mengawal hingga regulasi turunannya, termasuk Peraturan Menteri, dapat diterapkan dengan baik. 

“Sampai kemudian menyampaikan usulan-usulan yang dalam pandangan kami itu sudah level ke implementasi. Tapi kalau tidak dikawal bahwa itu dilaksanakan, sebagai contoh mengawal sampai Peraturan Menterinya jadi," katanya.

Dadan menegaskan pentingnya transisi energi berbasis energi baru terbarukan (EBT) untuk mencapai ketahanan energi nasional. Namun, ia menekankan bahwa transisi ini memerlukan dukungan hilirisasi energi guna memastikan kapasitas penyimpanan yang memadai.

Selain EBT, subsektor gas bumi juga menjadi perhatian utama. Menurut Dadan, produksi gas bumi Indonesia terus meningkat, termasuk temuan baru di wilayah Andaman, Selat Makassar, dan Papua. Hal ini mendukung transformasi menuju ekonomi hijau yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.

"Ini semakin menunjukkan bahwa, memang alam ini sudah diatur dengan baik. Pada saat isu dari emisi ini belum menjadi concern, kita memang banyaknya minyak, tapi sekarang banyaknya gas," pungkasnya.

Tags

Terkini