Listrik Indonesia | Vestas, produsen turbin angin terkemuka dunia, mengumumkan bahwa mereka akan memasok, memasang, dan mengoperasikan puluhan turbin 15 MW untuk proyek ladang angin lepas pantai Inch Cape di Skotlandia. Proyek ini akan memiliki kapasitas total 1,1 GW dan diperkirakan akan mulai beroperasi penuh pada tahun 2027.
Pada 16 Desember, Vestas mengonfirmasi bahwa mereka akan menyediakan 72 unit turbin model V236-15.0 MW. Ladang angin ini berlokasi di Laut Utara, sekitar 14 kilometer dari pesisir kota Angus. Instalasi pertama di lokasi tersebut dijadwalkan pada tahun 2026.
Proyek Inch Cape merupakan hasil kemitraan 50-50 antara ESB Energy, perusahaan energi asal Irlandia yang beroperasi di Inggris sejak 1992, dan Red Rock Renewables, pengembang energi terbarukan berbasis di Edinburgh, Skotlandia. Turbin-turbin di proyek ini akan berdiri setinggi 274 meter dan dipasang pada fondasi monopile serta jacket yang dirancang untuk kedalaman laut antara 34 hingga 64 meter.
Fondasi monopile yang digunakan akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia, dengan panjang hingga 110 meter, diameter maksimum 11,5 meter, dan berat mencapai 2.700 ton. Hal ini mencerminkan skala besar dan ambisi proyek ini dalam mendorong transisi energi bersih di Inggris.
Nils de Baar, Presiden Vestas Wilayah Eropa Utara dan Tengah, menyatakan, “Kami merasa sangat bangga dapat bermitra dengan pelanggan terpercaya kami dalam proyek ini. Inch Cape akan memberikan dampak besar pada masa depan energi berkelanjutan Inggris, dan kami bersyukur dapat berada di garis depan transisi ini.”
De Baar juga menambahkan bahwa proyek ini merupakan langkah besar menuju target pemerintah Inggris untuk meningkatkan kapasitas energi angin lepas pantai hingga empat kali lipat pada tahun 2030, yang menjadi bagian dari tujuan dekarbonisasi sektor listrik sepenuhnya pada tahun yang sama.
Fasilitas dan Infrastruktur Pendukung
Proyek ini juga akan mencakup instalasi substation bertegangan 66kV/220kV pada fondasi jacket, yang akan menyalurkan listrik melalui dua kabel bawah laut bertegangan 220kV menuju Cockenzie, East Lothian. Vestas mengatakan bahwa operasional dan pemeliharaan ladang angin ini akan dikelola dari fasilitas khusus di Pelabuhan Montrose, Angus.
John Hill, Direktur Proyek Inch Cape, mengatakan, “Mencapai persetujuan penuh untuk perjanjian ini adalah tonggak penting bagi proyek kami. Dengan turbin V236-15.0 MW yang merupakan teknologi mutakhir dari Vestas, proyek ini akan menghasilkan lebih dari 5 terawatt jam listrik terbarukan setiap tahun. Ini adalah kontribusi signifikan terhadap keamanan energi Inggris sekaligus pengurangan emisi karbon.”
Dengan skala dan teknologi yang digunakan, proyek Inch Cape akan menjadi salah satu ladang angin lepas pantai paling inovatif di Eropa, memberikan kontribusi besar dalam mencapai visi energi bersih global.