GeoDipa Perluas Pengembangan PLTP di Jawa

Senin, 05 Mei 2025 | 11:02:45 WIB
GeoDipa Siap Ekspansi PLTP

Listrik Indonesia | PT GeoDipa Energi (Persero), BUMN yang fokus di sektor panas bumi, terus menunjukkan langkah nyata dalam mendukung upaya transisi energi bersih di Indonesia.

Direktur Utama GeoDipa, Yudistian Yunis, mengungkapkan bahwa saat ini perusahaan telah mengoperasikan tiga pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) dengan total kapasitas terpasang 120 megawatt (MW). Ketiga unit tersebut adalah PLTP Dieng (55 MW), PLTP Patuha (55 MW), serta PLTP Dieng Small Scale berkapasitas 10 MW.

"GeoDipa kini tengah mengembangkan proyek PLTP Dieng Unit 2 dan Patuha Unit 2, yang masing-masing memiliki kapasitas 55 MW. Kedua pembangkit ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2027," ujar Yudistian, Senin (5/5/2025).

Tak hanya berhenti di situ, GeoDipa juga menyiapkan sejumlah proyek baru untuk menambah portofolionya. Di antaranya pengembangan wilayah kerja panas bumi Candradimuka (45 MW), Candi Umbul Telomoyo di Jawa Tengah (54 MW), serta Arjuno Welirang di Jawa Timur dengan potensi mencapai 237 MW. Selain itu, perusahaan ini juga mendapat mandat dari pemerintah untuk melakukan eksplorasi di Wae Sano (44 MW) dan Jailolo (22 MW) melalui program government drilling.

Meski geliat ekspansi terus berlanjut, Yudistian mengakui bahwa tantangan sosial masih menjadi perhatian. Kekhawatiran sebagian masyarakat terkait dampak lingkungan dari proyek panas bumi belum sepenuhnya hilang. Menanggapi hal itu, ia menegaskan pentingnya transparansi dan keterlibatan publik dalam setiap proses pengembangan.

"Kami terus mengedukasi masyarakat, meningkatkan literasi tentang energi panas bumi, dan membuka ruang seluas-luasnya untuk dialog. Masyarakat kami libatkan secara aktif dalam aktivitas perusahaan," tegasnya.

Komitmen GeoDipa dalam menerapkan prinsip Environment, Social & Governance (ESG) pun tercermin dari sejumlah pencapaian. Perusahaan mencatat rating ESG sebesar 58 dari S&P Global dan berhasil meraih penghargaan PROPER Hijau untuk dua unit operasionalnya pada 2024. Tak hanya itu, GeoDipa juga mendapatkan rating C dari Carbon Disclosure Project (CDP) untuk aspek perubahan iklim dan keamanan air.

"Semua ini membuktikan bahwa komitmen kami tak sebatas pada penyediaan energi bersih, tetapi juga dalam menjaga kelestarian lingkungan dan membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar," pungkas Yudistian.

Tags

Terkini