Dari Emisi Jadi Profit, Inilah Wajah Baru Bisnis Karbon di Indonesia

Rabu, 23 Juli 2025 | 13:46:42 WIB
Sekjen KESDM, Dadan Kusdiana

Listrik Indonesia | Di tengah tantangan besar menuju Net Zero Emission (NZE) pada 2060, teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon atau Carbon Capture and Storage (CCS) serta Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) mulai dilirik sebagai solusi antara yang realistis. Pemerintah Indonesia menilai teknologi ini dapat menjadi penopang penting dalam perjalanan transisi energi yang kompleks. 

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana, mengungkapkan bahwa sejumlah proyek percontohan CCS/CCUS telah dilaksanakan dan menunjukkan hasil awal yang menggembirakan. Namun, ia juga tidak menutup mata terhadap kekhawatiran publik bahwa pengembangan CCS/CCUS bisa mengurangi fokus pada energi baru terbarukan (EBT). 

"CCS dan CCUS hadir bukan untuk menggantikan EBT, tetapi sebagai solusi transisi. Kita harus realistis bahwa tidak semua sektor bisa langsung beralih ke energi terbarukan. CCS membantu menjembatani kebutuhan itu," jelas Dadan. 

Menurutnya, meski pengembangan teknologi ini menghadapi tantangan besar, seperti tingginya biaya investasi dan kepastian regulasi, pemerintah tetap berkomitmen untuk menciptakan ekosistem yang mendukung dan berkelanjutan. Salah satu bentuk keseriusan ini adalah regulasi yang lebih progresif dibandingkan negara tetangga. 

Pemerintah bahkan telah menandatangani kerja sama strategis dengan Singapura pada Oktober 2022 untuk proyek CCS/CCUS lintas batas. Kolaborasi ini mencakup penyusunan regulasi bersama, studi kelayakan teknis dan ekonomi, serta kerangka hukum terkait transportasi dan penyimpanan karbon antarnegara. 

"Kerja sama ini menjadi pintu masuk peluang ekonomi baru. Selain mendorong dekarbonisasi, juga membuka lapangan usaha baru dalam industri hijau," ujar Dadan. 

Dengan pendekatan realistis yang menggabungkan berbagai strategi penurunan emisi, termasuk CCS/CCUS dan EBT, pemerintah berharap jalur menuju NZE 2060 tidak hanya ambisius, tapi juga dapat dicapai secara bertahap dan inklusif.

Tags

Terkini