Antam Gelontorkan Rp2,6 Triliun ke FHT, Bikin Pabrik Nikel Raksasa di Maluku

Rabu, 01 Oktober 2025 | 06:43:28 WIB
Ilustrasi Gedung ANTAM

Listrik Indonesia | PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terus memperkuat langkah hilirisasi mineral dengan menambah modal pada entitas afiliasinya, PT Feni Haltim (FHT). Perusahaan tambang pelat merah itu menyetor modal sebesar USD159,64 juta atau setara Rp2,63 triliun pada 30 September 2025. 

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko ANTM, Arianto Sabtonugroho Rudjito, dalam keterbukaan informasi menyatakan bahwa penambahan modal ini sesuai dengan rencana kerja yang sebelumnya telah mendapatkan persetujuan pemegang saham. 

“Dana segar ini akan digunakan untuk mendukung pembangunan pabrik Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) serta pengembangan kawasan industri di Buli, Maluku Utara,” ungkap Arianto. 

Dari sisi kepemilikan, ANTM saat ini menggenggam 40 persen saham FHT, sementara sisanya sebesar 60 persen dimiliki oleh HongKong CBL Ltd. Dengan suntikan modal baru ini, struktur permodalan FHT meningkat signifikan, dengan jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh mencapai lebih dari 781 juta lembar senilai Rp7,81 triliun. 

FHT sendiri fokus pada pengelolaan kawasan industri, industri logam dasar nonferro, serta layanan kepelabuhanan. Proyek utama yang tengah digarap adalah pembangunan fasilitas hilirisasi nikel melalui pabrik RKEF di Buli, yang diharapkan menjadi salah satu motor penggerak hilirisasi nikel nasional.

Tags

Terkini