Jadi Prioritas Pemerintah, Progres RDMP Balikpapan Sudah Sampai Mana?

Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:00:53 WIB
RDMP Balikpapan. (Dok: Pertamina)

Listrik Indonesia | Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang masuk daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) kini telah mencapai 96,5% per akhir September 2025. Proyek yang dikerjakan oleh Kilang Pertamina Internasional (KPI) melalui PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) ini ditargetkan memperkuat ketahanan energi nasional.

Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman, mengatakan saat ini proyek memasuki fase uji coba peralatan (commissioning) dan persiapan pengoperasian (start-up). 

“RDMP Balikpapan dan Lawe-Lawe memasuki fase krusial menuju tahap uji coba peralatan dan awal pengoperasian kilang,” ujarnya melalui keterangan pers, Senin (29/9/2025).

Sejumlah fasilitas utama sudah mulai beroperasi, seperti unit pengolahan crude, fasilitas gas Senipah, tangki penyimpanan, Single Point Mooring (SPM), pipeline Lawe-Lawe, hingga utilitas seperti cooling tower dan Gas Turbine Generator (GTG). KPI juga telah mengoperasikan Saturated LPG Treater untuk membersihkan LPG dari sulfur.

Proyek ini ditargetkan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari, sekaligus menghasilkan produk dengan standar Euro 5. Salah satu unit utama, Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC), dijadwalkan mulai beroperasi pada triwulan IV tahun ini dengan kapasitas 90 ribu barel per hari.

Selain memperkuat pasokan energi, Taufik menyebut proyek ini juga berdampak pada ekonomi daerah. Selama puncak konstruksi, proyek menyerap sekitar 24 ribu tenaga kerja serta mendorong tumbuhnya UMKM dan usaha jasa penunjang.

Tags

Terkini

Gerak Eksplosif Pemain Baru di Pasar EV

Senin, 13 April 2026 | 20:36:56 WIB

Perubahan UU BUMN Picu Evaluasi Tata Kelola PLN

Senin, 13 April 2026 | 16:03:18 WIB