Produksi Minyak 2025 Diproyeksikan Meningkat Dibanding 2024

Minggu, 30 November 2025 | 14:09:50 WIB
Gambar ilustrasi pengeboran minyak.

Listrik Indonesia | PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memproyeksikan produksi minyak pada akhir 2025 mencapai 559 ribu barel per hari (bph), atau sedikit lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2024 yang berada di level 556 ribu bph. Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi, menyampaikan hal tersebut dalam RDP bersama Komisi XII DPR RI pada beberapa waktu yang lalu, dikutip pada Sabtu (29/11/2025).

Awang menjelaskan bahwa produksi minyak perusahaan hingga saat ini berada di kisaran 552–553 ribu bph. Dengan tren tersebut, ia memperkirakan adanya pertumbuhan sekitar 0,6% hingga akhir tahun. 

“Produksi kita untuk minyak, di situ ada produksi domestik dan produksi internasional. Tahun lalu kita mencapai 556 ribu bph, year-to-date kita mencapai 552–553 ribu bph, dan prognosa kita akan mencapai 559 ribu bph untuk oil dengan tumbuh 0,6 persen,” ujar Awang.

Di sisi lain, produksi gas diperkirakan menurun sekitar 3% dibandingkan realisasi tahun lalu. Produksi gas pada 2024 tercatat sebesar 2.833 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), sementara pada 2025 diproyeksikan berada di level sekitar 2.750 MMSCFD.

Awang menambahkan bahwa sektor hulu migas masih menghadapi tantangan besar, terutama decline rate yang cukup tinggi. Ia menyebut decline rate untuk minyak mencapai minus 22%, sementara gas berada di level minus 16%.

Tags

Terkini