PLN Suku Cadang Gandeng Metinca, Perkuat Pasokan Komponen Pembangkit

Senin, 09 Februari 2026 | 14:20:57 WIB
Thommi Haposan, selaku Direktur Utama PT PLN Suku Cadang, bersama Hasan Naser, selaku Direktur Utama PT Metinca Prima Industrial Works. (Dok: PLN SC)

Listrik Indonesia | PT PLN Suku Cadang resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Metinca Prima Industrial Works dalam rangka menjaga keandalan operasional pembangkit dan infrastruktur kelistrikan nasional. Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, di fasilitas foundry PT Metinca Prima Industrial Works, Tambun.

Penandatanganan perjanjian dilakukan oleh Thommi Haposan, selaku Direktur Utama PT PLN Suku Cadang, bersama Hasan Naser, selaku Direktur Utama PT Metinca Prima Industrial Works. Kerja sama ini mencakup penyediaan berbagai material, antara lain komponen casting, berbagai jenis valve, serta spare parts pendukung lainnya untuk kebutuhan pembangkit dan infrastruktur kelistrikan nasional.

Melalui kerja sama tersebut, PT PLN Suku Cadang memperkuat perannya sebagai penyedia solusi penunjang ketenagalistrikan dengan mendukung pemanfaatan produk manufaktur dalam negeri. Kolaborasi dengan mitra nasional yang memiliki kapabilitas dan fasilitas produksi di dalam negeri diarahkan untuk memperkuat rantai pasok nasional serta mendukung kemandirian industri penunjang ketenagalistrikan.

Rangkaian kegiatan kerja sama dilanjutkan dengan kunjungan ke fasilitas produksi PT Metinca Prima Industrial Works. Kunjungan tersebut meliputi peninjauan area foundry, proses manufaktur komponen casting dan valve, serta layanan permesinan dan finishing. Peninjauan dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kapabilitas produksi dan standar kualitas yang diterapkan.

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menegaskan, peningkatan implementasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan fondasi bagi keandalan operasional jangka panjang.

“PLN Nusantara Power berkomitmen menjadikan TKDN sebagai fondasi dalam menjaga keandalan pembangkit dan memperkuat kemandirian industri nasional."

"Melalui kolaborasi PLN Suku Cadang dengan Metinca, kami memastikan kebutuhan operasional pembangkit dipenuhi oleh produk dalam negeri oleh tenaga kerja lokal yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Ruly.

Di tengah fluktuasi rantai pasok global, penguatan industri manufaktur domestik menjadi kunci efisiensi biaya operasional (OPEX) PLN Grup.

Ruly menambahkan, strategi ini memiliki efek pengganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap ekonomi nasional.

“Penguatan TKDN tidak hanya memastikan keberlanjutan pasokan suku cadang, tetapi juga mendorong substitusi impor, efisiensi biaya, serta menciptakan nilai tambah bagi industri nasional secara berkelanjutan,” tuturnya.

Senada, Direktur Utama PT PLN Suku Cadang Thommi Haposan menyatakan, pemilihan mitra lokal didasarkan pada standar ketat KWH (Kualitas, Waktu, dan Harga), untuk menjamin aspek teknis di lapangan tidak terkompromi.

“Kami optimistis produk-produk yang dihasilkan PT Metinca Prima Industrial Works telah memenuhi standar kualitas, ketepatan waktu pemenuhan, serta harga yang kompetitif."

"Kolaborasi ini memperkuat peran PLN Suku Cadang dalam memastikan keandalan pembangkit sekaligus mendukung peningkatan penggunaan produk dalam negeri,” jelas Thommi.

Pemanfaatan fasilitas foundry (pengecoran) dan layanan permesinan lokal dianggap mampu menjawab tantangan spesifikasi teknis tinggi di sektor pembangkitan.

Direktur Utama PT Metinca Prima Industrial Works Hasan Naser menyatakan kesiapan fasilitas produksinya dalam mendukung infrastruktur ketenagalistrikan nasional.

“Pengalaman kami selama puluhan tahun dalam memproduksi komponen pengecoran untuk berbagai sektor industri, termasuk pembangkit listrik, menjadi modal utama dalam menjaga kualitas produk."

"Keberhasilan ini didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten, teknologi, serta fasilitas produksi yang kami miliki,” ucap Hasan.

Ia juga berharap kerja sama ini menjadi sinyal positif bagi ekosistem manufaktur dalam negeri, untuk terus berkontribusi pada skala strategis.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak, sekaligus memperluas kontribusi industri manufaktur dalam negeri dalam mendukung keandalan infrastruktur ketenagalistrikan nasional,” harap Hasan. 

PT PLN Suku Cadang dan PT Metinca Prima Industrial Works menyatakan komitmen untuk melanjutkan kerja sama secara berkelanjutan dalam rangka menghadirkan dukungan yang efisien bagi operasional pembangkit dan penguatan ekosistem industri ketenagalistrikan nasional.

Tags

Terkini