Listrik Indonesia | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada perdagangan hari ini, Selasa (14/4/2026), pukul 10.19 WIB. Berdasarkan data yang dilaporkan Google Finance, IHSG berada di level 7.634,49 atau naik 134,30 poin setara 1,79 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 7.500,19.
IHSG dibuka di level 7.598,80 dan sempat menyentuh level tertinggi 7.648,46 sebelum bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan. Indeks juga mencatatkan level terendah harian di 7.592,74, mencerminkan pergerakan yang cenderung stabil dengan tren penguatan sejak awal perdagangan.
Sejalan dengan penguatan indeks utama, kinerja saham-saham sektor energi turut menunjukkan penguatan yang lebih tinggi. Berdasarkan data yang dilaporkan investing.com, indeks sektor energi tercatat berada di level 4.142,38 atau menguat 92,41 poin setara 2,28 persen.
Sejumlah saham energi mencatatkan kenaikan signifikan. Saham Petrosea menguat 11,67 persen ke level 6.700, sementara Raharja Energi Cepu naik 8,20 persen ke level 6.600. Saham Rukun Raharja juga mencatatkan kenaikan 5,83 persen ke level 4.900.
Penguatan juga terlihat pada saham Bayan Resources yang naik 2,69 persen ke level 12.400, serta Indo Tambangraya Megah yang menguat 1,22 persen ke level 26.975. Transcoal Pacific dan Golden Energy Mines masing-masing naik 1,14 persen dan 1,19 persen.
Di sisi lain, beberapa saham energi mengalami pelemahan. Saham Adaro Andalan Indonesia turun 0,96 persen ke level 10.350, Indika Energy melemah 1,58 persen ke level 3.730, dan Sillo Maritime Perdana terkoreksi 0,81 persen ke level 3.660.
Sementara itu, saham RMK Energy tercatat tidak mengalami perubahan harga, sedangkan Baramulti Suksessarana turun tipis 0,25 persen ke level 4.040. Secara keseluruhan, sektor energi menunjukkan kinerja yang relatif kuat seiring dengan penguatan IHSG, meskipun pergerakan antar emiten masih bervariasi.