NEWS
Trending

Bakrie & Brothers Siap Garap PLTU Hingga Kendaraan Listrik

Bakrie & Brothers Siap Garap PLTU Hingga Kendaraan Listrik
Ilustrasi
Listrik Indonesia | PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) bersama konsorsiumnya, YTL Jawa Energy BV, menargetkan pemenuhan pembiayaan (financial close) proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati A dalam waktu dekat. 

Pendanaan proyek tersebut senilai US$ 1,9-2,2 miliar dari total investasi US$ 2,8 miliar. Direktur Utama Bakrie & Brothers Anindya Novyan Bakrie mengatakan, financial close proyek PLTU Tanjung Jati diharapkan bisa terjadi pada Desember ini.

“Bersama YTL yang memiliki pengalaman lama di pembangkit listrik dan akses ke sumber pendanaan yang cukup baik. Jadi kita optimis terhadap proyek ini," jelas dia dalam paparan publik secara virtual, Kamis (17/12).

Pada Februari lalu, Konsorsium Bakrie & Brothers telah menerima surat jaminan kelayakan usaha (SJKU) PLTU Tanjung Jati A yang berkapasitas 2x660 megawatt (MW) dari pemerintah.

Sebagai informasi, mitra strategi perseroan, YTL Jawa Energy mengendalikan 80% saham PLTU. YTL Jawa Energy merupakan anak usaha dari perusahaan asal Malaysia, YTL Corporation Bhd. 

Saat ini, pengerjaan konstruksi proyek masih berlangsung sesuai jadwal dengan penyelesaian konstruksi tower insert 500 kV untuk koneksi dengan grid PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Adapun pembebasan lahan untuk PLTU yang berlokasi di Cirebon, Jawa Barat ini telah mencapai 239 hektare.

Tak hanya PLTU, Bakrie & Brothers juga merambah proyek pengadaan bus listrik secara massal pada tahun depan. Bisnis ini ditangani oleh anak usahanya, PT Bakrie Autoparts. 

Perusahaan tengah melakukan pengembangan kendaraan listrik untuk penggunaan di DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Bakrie Autoparts sedang membangun unit ketiga bus listrik di sebuah perusahaan karoseri lokal yang diperuntukkan untuk penggunaan di jalur Transjakarta. (Cr)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button