NEWS
Trending

BBM Satu Harga, Kecamatan Ledo, Kalbar, Menjadi Titik ke-28

BBM Satu Harga, Kecamatan Ledo, Kalbar, Menjadi Titik ke-28
GM Marketing Operation Region VI, Yanuar Budi Hartanto
Listrik Indonesia | Pemerintah terus mempercepat program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga dengan membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Tanah Air. Pasalnya hingga saat ini pemerintah telah membangun sebanyak 27 lokasi yang tersebar di semua wilayah.

Kecamatan Ledo, Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar), hari ini, Rabu (8/11), menjadi titik ke-28 Program BBM Satu Harga, dari target 54 lokasi yang akan dibangun sepanjang 2017.

Lembaga penyalur BBM Satu Harga yang diresmikan oleh Komite BPH Migas, Henry Ahmad bersama Anggota Komisi VII DPR RI, Khaterine Angela Oendoen adalah Stasiun Pengisian bahan Bakar Kendaraan Bermotor (SPBKB) milik PT. AKR Corporindo Tbk (SPBKB AKR Ledo), yang menjual Biosolar dan AKRA 92.

Henry menjelaskan, peresmian pada hari ini merupakan salah satu langkah pemerintah untuk dapat menyediakan akses BBM yang harganya sama dan setara dengan harga BBM di Jawa. SPBKB yang terletak di Kelurahan Lesa Bela ini menjadi salah satu akses BBM bagi masyarakat kabupaten Bengkayang.

"Realisasi BBM Satu Harga ini adalah untuk memenuhi kebutuhan bagi sektor pengguna yang berhak mendapatkannya di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, untuk itu agar prosesnya berjalan dengan maksimal dibutuhkan kerjasama dan koordinasi untuk mengawal program penyaluran BBM satu harga ini," ujar Henry, seperti dikutip esdm.go.id, Jakarta (09/11).

Senada dengan Henry, Anggota Komisi VII DPR RI, Katherine A Oendoen mengungkapkan bahwa dengan peresmian ini masyarakat di sekitar Kecamatan Ledo dapat menikmati keadilan di bidang energi.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada PT. AKR Corporindo Tbk dan BPH Migas, karena dengan peresmian penyalur ini, kini masyarakat di sekitar Ledo dapat menikmati keadilan dalam bidang energi, yaitu BBM satu harga, karena inilah kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat," papar Katherine.

Sementara itu, Direktur AKR, Nery Polim menjelaskan bahwa AKR akan terus mendukung dan membantu Pemerintah dalam merealisasikan Program BBM Satu Harga. "Pada Kamis, 9/11/2017, akan diresmikan juga SPBKB AKR Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat sebagai Lembaga Penyalur BBM Satu harga. AKR berkomitmen dalam mendukung program Pemerintah BBM Satu Harga dalam rangka mewujudkan energi berkeadilan untuk bangsa. Diharapkan masyarakat dapat menikmati BBM dengan harga yang sama sebagaimana ditetapkan oleh pemerintah," terang Nery.

Selain dua SPBKB di atas, AKR juga masih akan membangun 7 outlet SPBKB sebagai Lembaga Penyalur BBM Satu Harga di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) pada tahun 2017 dan 2018. Tujuh SPBKB tersebut berada di Kabupaten Lampung Barat dan Pesisir Barat (Provinsi Lampung) serta di Kabupaten Bengkayang, Ketapang, Landak, Sintang dan Melawi (Provinsi Kalimantan Barat).

Total kapasitas tanki BBM di SPBKB AKR Ledo adalah sebesar 40 kilo liter (kl), dengan rincian 20 kl untuk Biosolar dan 20 kl untuk AKRA 92. Pasokan BBM untuk SPBKB Ledo ini berasal dari Terminal BBM AKR Wajok.  (RG)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button