NEWS
Trending

BPH Hadirkan Lembaga Penyalur di Tiap Desa

BPH Hadirkan Lembaga Penyalur di Tiap Desa
Listrik Indonesia | Untuk memperluas akses penyediaan energi seluruh wilayah Indonesia. Karena itu, BPH Migas akan hadirkan lembaga penyalur di setiap desa.

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Fanshurullah Asa menyampaikan, Pemerintah melalui BPH Migas ingin di setiap desa itu punya penyalur atau SPBU. Menurutnya, untuk menjamin ketersediaan BBM di seluruh NKRI mestinya idealnya dibangun di 75 ribu desa.

“Tinggal kategorinya saja, apakah mini ataukah sedang atau yang besar. Ini tantangan 5 atau 10 tahun ke depan," ujarnya.

Ia menilai saat ini dinilai kurang ideal untuk mengoptimalkan pendistribusian BBM ke pelosok-pelosok Indonesia. Lembaga penyalur tersebut terdiri dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bunker (SPBB), Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN), dan Agen Premium Minyak dan Solar (APMS). 

"Saat ini baru terbangun 7.251 lembaga penyalur dan 192 terminal BBM," jelas Ifan sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, untuk menjamin distribusi BBM, perlu juga dilakukan pengawasan terhadap kegiatan pengangkutan dan niaga gas bumi melalui pipa dengan panjang pipa transmisi 5.192,12 KM dan panjang pipa distribusi 6.133,54 KM. 

"Untuk pipa-pipa yang pernah dibangun, transmisi, distribusi, ribuan kilo ini perlu diawasi, terutama untuk kebutuhan industri," ungkapnya.

Ifan memaparkan, tercatat rata-rata BBM yang tersalurkan adalah 83,3 juta KL per tahun dengan jumlah Badan Usaha (BU) yang diawasi sejumlah 1.166 BU BBM dan 35 BU Gas Bumi. (CR)









 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button