POWER TECH
Trending

BPPT Lakukan Kajian Charging Station Management System Kendaraan Listrik

BPPT Lakukan Kajian Charging Station Management System Kendaraan Listrik

Listrik Indonesia | Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah menginisiasi pembangungan 3 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sejak 2018, hingga kini BPPT terus melakukan pengkajian sistem manajemen SPKLU (Charging Station Management System).

Hingga tahun ini BPPT telah menambah 2 SPKLU bekerja sama dengan Pertamina. Kemudian, melakukan kajian teknologi dan pengembangan Charging Station Management System (CSMS) serta aplikasi terkait.

Dengan pengkajian CSMS BPPT menyampaikan, pengelolaan menjadi lebih mudah dengan berbagai fitur pendukung pelaporan, penambahan userID, titik CS, pengurangan biaya dengan operator yang lebih sedikit atau tanpa operator dibanding dengan sistem seperti SPBU, peningkatan jumlah titik CS atau SPKLU yang lebih mudah dan lebih luas, operasional dan perawatan menjadi lebih mudah dengan deteksi peringatan secara real time, dan mampu menghubungkan CS dari berbagai vendor."

“Nantinya,transaksi charging di SPKLU menggunakan transaksi secara elektronik. Dengan aplikasi, Pembayaran melalui payment system provider,”

Kemudian, sebuah perangkat CS bukan hanya perangkat catu daya yang sekedar menyalurkan daya dari perangkat CS ke EV. Untuk mengoperasikan CS diperlukan sistem Back End (CSMS) untuk dapat mengoperasikan dan memantau CS. Serta diperlukan Front End untuk interaksi dengan pengguna. Selanjutnya, Perangkat CS baru bisa mengisi mobil ketika CS dapat berkomunikasi dengan mobil listrik dan mengetahui kondisi mobil apakah siap atau tidak untuk dilakukan pengisian dan perangkat CS akan berkomunikasi dengan CSMS untuk mengirimkan data-data pengisian EV, data pelanggan yang mengisi dan beberapa data lainnya.

“User ketika akan menggunakan CS, harus terregistrasi dulu pada CS (datanya akan dikirim ke CSMS untuk diotorisasi). Sebuah aplikasi charging dan CS akan terhubung ke sistem CSMS,”

Sementara itu, untuk sumber daya listrik SPKLU yang dihasilkan dari PLTS. Dalam pembangunannya BPPT menyarankan agar tidak ada bangunan tinggi atau pohon yang dapat menyebabkan shading, modifikasi bangunan minimal (akan lebih mudah bila disain awal sudah dipersiapkan untuk pemasangan PLTS). Bila diasumsikan luas SPKLU minimal sama dengan SPBU, luas area minimal adalah 1500 m2. Kekuatan struktur dan ketahanan terhadap terpaan angin harus dipertimbangkan dalam desain.


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button