NEWS Activity CORPORATION
Trending

Bridging Loan US$700 Juta Untuk SMI dari Sindikasi Bank

Bridging Loan US$700 Juta Untuk SMI dari Sindikasi Bank
Foto: R Akmal/Listrik Indonesia
Listrik Indonesia | PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), sebagai special mission vehicle di bawah koordinasi Kementerian Keuangan, menandatangani perjanjian pinjaman sindikasi senilai US$700 juta atau setara Rp10,26 triliun.

Bank asing yang menjadi penjamin pinjaman sindikasi (Mandated Lead Arranger & Bookrunner/MLAB) itu adalah MUFG Bank Ltd., United Overseas Bank (UOB), Standard Chartered Bank, Bank of China (Hong Kong), dan Bank Chinatrust (CTBC Bank). 

Direktur Utama Sarana Multi Infrastruktur, Edwin Syahruzad mengatakan bahwa fasilitas pinjaman sindikasi itu sebesar US$700 juta. Pinjaman itu, katanya, akan ditarik secara parsial, tidak seluruhnya dicairkan di awal.

“Penarikan pertama untuk pelunasan dari fasilitas bridging itu sendiri. Saat ini SMI [Sarana Multi Infrastruktur] mempunya fasilitas bridging. Oleh karena itu, fasilitas pinjaman ini akan digunakan untuk melunasi fasilitas bridging yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat, yaitu US$410 juta,” ujarnya usai acara Penandatanganan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Sindikasi US$700 Juta, melalui Zoom, Kamis (10/9/2020).

Bridging loan merupakan pinjaman untuk dana talangan dalam jangka pendek.

Edwin menjelaskan, pinjaman itu akan ditarik segera sehingga SMI memiliki dana US$410 juta dengan tenor pinjaman selama 3 tahun. 

Menurutnya, sisa dari fasilitas pinjaman tersebut sebesar US$290 juta akan ditarik bertahap sesuai dengan kebutuhan SMI. “Availability period [waktu penarikan pinjaman US$390] sampai dengan 1 tahun [sejak ditandatangani fasilitas pinjaman].”

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button