Trending

BRIN – KADIN Sepakat Sukseskan Industri di Indonesia

BRIN – KADIN Sepakat Sukseskan Industri di Indonesia
Dok. BRIN

Listrik Indonesia | Humas BRIN, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) melalui Badan Riset dan Teknologi (BRITEK) melakukan audiensi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), di Gedung B.J Habibie, Thamrin, Jakarta, Kamis (13/01).

 

Kepala BRITEK KADIN, Ilham Habibie mengatakan, BRIN menjadi salah satu mitra utama KADIN untuk bersama-sama menyukseskan industri di Indonesia. Menurutnya, kondisi industri dalam negeri saat ini belum berorientasi pada penelitian dan pengembangan (litbang). “Misalnya, industri otomotif, penelitiannya dari luar, sedangkan di kita (Indonesia) hanya bengkel atau pabrik pembuatan produknya,” katanya.

 

Untuk itulah, lanjut Ilham, perlu adanya litbang yang jauh lebih substansial di dunia industri. “Jadi kita menginginkan adanya kerja sama jangka panjang, mendalam, dan strategis dengan BRIN,” ucap Ilham.

 

Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko menyambut baik diskusi peluang kerja sama antara KADIN dan BRIN. Ia mengatakan, integrasi unit litbang ke dalam BRIN, menjadikan BRIN memiliki kapasitas yang besar, terutama dari 3 aspek, yaitu SDM, infrastruktur, dan anggaran.

 

“Tujuan utama BRIN itu bukan hanya memajukan periset BRIN, tapi seberapa jauh agar pelaku usaha bisa masuk ke dalam riset dengan berbagai problem,” katanya.

 

Dirinya menuturkan, BRIN memiliki berbagai skema pendanaan dan fasilitasi yang terbuka untuk semua kalangan termasuk industri dengan berbasis kompetisi. Menurutnya, industri selama ini enggan masuk ke dunia riset karena investasi riset yang mahal, khususnya investasi SDM dan infrastruktur.

 

“Industri itu selama ini tidak mau masuk ke riset karena high cost dan high risk, investasinya mahal, hasilnya belum tentu ada. Karena itu, kami menyediakan SDM dan infrastruktur, dan itu free. Relasinya nanti berbasis lisensi. Kalau ada hasil risetnya, kita minta lisensi, tapi kalau nggak berhasil ya nggak apa-apa, kita bisa kerja sama lagi,” katanya.

 

Hasil diskusi pada audiensi ini akan ditindaklanjuti dengan sosialisasi di lingkungan KADIN terkait skema pendanaan dan fasilitasi BRIN dan Nota Kesepahaman (MoU) antara BRIN dan KADIN. (*)

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button