AGENDA NEWS
Trending

Capaian Sektor Ketenagalistrikan 2020 dan Target di 2021

Capaian Sektor Ketenagalistrikan 2020 dan Target di 2021

Listrik Indonesia | Dalam 6 tahun terakhir 2014 hingga 2020 rasio eketrifikasi mengalami peningkatan sebesar 14,85% dengan realisasi 99,2%.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan, rata-rata rasio elektrifikasi di seluruh daerah hampir mencapai 99% di antaranya sebanyak 29 Provinsi mencapai 99%, 4 Provinsi 90-95%, 1 Provinsi 80-90%.

“Target 2021 seluruh daerah bisa mencapai rasio elektrifikasi 99%, tetapi masih ada satu saat ini yang di bawah 1% yaitu Provinsi NTT,” ujarnya dalam Konferensi Pers Kinerja Sektor ESDM. Kamis, (7/1).

Di samping itu, Kementerian ESDM terus menggenjot keberadaan energy baru terbarukan (EBT) dalam catatanya hingga 2020 realisasi dari pembangkit EBT mencapai 10.467 MW seperti hybrid mengalami peningkatan 3,6 MW, Angin 154.3 MW, Surya 153,5 MW, Bioenergi 1.903,5 MW, Panas Bumi 2.130,7 MW, dan Air 6.121 MW.

Adapun tambahan kapasitas pembangkit EBT pada tahun 2020 antara lain dari PLTA Poso sebesar 66 MW, PLTBm Merauke 3,5 MW, PLTM Sion 12,1 MW, PLTS Atap 13,4 MW.

Arifin juga membeberkan program ketenagalistrikan dan EBTKE pada 2021 seperti Major Project Infrastruktur ketenagalistrikan pembangkit listrik sebesar 27.000 MW, Transmisi 19.000 kms, Gardu Induk 38.000 MW dan Pengembangan Smart Grid. Kemudian, mendorong pemanfaaatan kendaraan listrik berbasis baterai dan kompor listrik. Selanjutnya, Konversi pembangkit BBM ke Gas dan EBT.

“Pembangunan PLTS Atap dan Cold Storage, Pembangunan PJU tenaga surya 22.000 unit, revitalisasi EBT, Pembangunan PLTS Kementerian atau lembaga, dan alat penyalur daya listrik sebanyak 43.192 unit. Itu masuk ke program 2021,” terangnya. (Cr)

 

 

 

 

 

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button