Trending

Catat, Inilah 10 Bagian dan Fungsi Conveyor Batubara PLTU

Catat, Inilah 10 Bagian dan Fungsi Conveyor Batubara PLTU

 

Listrik Indonesia | Dalam operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), batubara menjadi energi primer untuk menghasilkan listrik. Sulit dibayangkan, jika suplai kebutuhan batu bara di PLTU menghadapi kendala dalam pendistribusiannya ke pembangkit.

 

Untuk menjamin ketersedian batu bara berjalan sesuai rencana, peran conveyor batu bara tidak boleh dipandang sebelah mata. Conveyor batubara adalah suatu sistem mekanik yang berfungsi untuk memindahkan batubara dari kapal menuju coal yard atau penampungan batubara.

 

Seperti di PLTU Tanjung Jati B, batubara yang diangkut menggunakan kapal tipe panamax dengan panjang 200 meter dengan kapasitas 67000 ton dibongkar dengan peralatan Ship Unloader, dengan mengunakan grab batubara dari kapal pengangkut batubara diambil kemudian di unload material batubara ke hopper ship unloader yang kemudian di umpankan ke belt conveyor.

 

Conveyor batubara memiliki beberapa bagian dimana masing - masing bagian miliki fungsi yang berbeda. Tak ada salahnya, jika kita menambah pengetahuan  tentang bagian dan fungsi Conveyor batu bara. Berikut bagian conveyor batubara dan fungsinya :

 

Belt Conveyor, merupakan ban berjalan yang berfungsi untuk membawa material batubara menuju coal yard.

 

Carrying Idler, bagian ini berfungsi untuk menjaga belt pada bagian yang berbeban atau sebagai roll penunjang ban bermuatan material. Carrying idler terdiri dari 3 buah roll penggerak berbentuk V.

 

Impact Idler, posisinya persis di bawah chute. Pada bagian luarnya dilapisi dengan karet dan jarak antara satu sama lain lebih rapat. Fungsi Impact idler untuk menahan belt agar tidak sobek/rusak akibat batubara yang jatuh dari atas.

 

Return Idler, berada di bawah belt pada sisi balik conveyor. Return idler hanya terdiri dari 1 buah roll penyangga dan berfungsi untuk menyangga belt dengan arah putar balik.

 

Steering Idler, merupakan idler yang berfungsi untuk menjaga kelurusan belt agar tidak bergerak ke kiri/kanan Posisi Steering idler di bagian pinggir belt.

 

Motor, berfungsi sebagai penggerak utama dari Belt Conveyor. Dalam pengoperasiannya dihubungkan dengan gearbox dan fluid coupling.

 

Reducer, merupakan peralatan yang menggandengkan sumber daya ke pulley dan berfungsi mereduksi putaran dari motor agar putaran input dari motor dapat dikurangi.

 

Drive pulley, merupakan pulley yang secara langsung atau tidak langsung terhubung dengan motor listrik dan dikopling dengan gearbox. Fungsi Drive pulley untuk memutar belt menuju ke depan.

 

Take up pulley, pulley yang satu ini berfungsi untuk menjaga ketegangan belt. Take up pulley terhubung dengan counter weight.

 

Counter weight, merupakan bandul yang terhubung dengan take up pulley yang berfungsi untuk menjaga ketegangan belt. (TS)


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button