ENERGY PRIMER NEWS
Trending

Catat Nih! Ada 10 Ribu Konverter Kit LPG Untuk Petani

Catat Nih! Ada 10 Ribu Konverter Kit LPG Untuk Petani
Pemerintah akan membagikan 10 ribu konverter kit LPG untuk petani. (foto: net)

Listrik Indonesia | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan membagikan konverter kit LPG untuk petani. Setidaknya, ada 10 ribu konverter kit yang akan dibagikan dalam rangka mengkonversi BBM ke BBG yang disebar ke 24 kabupaten/kota.

“Program ini merupakan implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas untuk Kapal Penangkap Ikan bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air bagi Petani Sasaran. Tahun 2019, paket perdana yang dibagikan berjumlah 1.000 paket dan meningkat menjadi 10.000 paket pada tahun 2020,” ujar Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Alimuddin Baso, di Yogyakarta, Jum’at (9/10).

Menurutnya, petani yang akan menerima bantuan ini harus memenuhi beberapa kriteria. Yakni, petani pemilik lahan dengan luas lahan maksimal 0,5 hektar, untuk transmigrasi maksimal 2 hektar dengan menunjukan dokumen kepemilikan lahan, memiliki identitas petani yang direkomendasikan oleh kepala desa/camat, dan disahkan oleh kepala daerah dan atau kepala dinas pertanian setempat. Selain itu, petani juga harus melampirkan identitas KTP, KK dan Kartu Tani, memiliki pompa air dengan mesin pengerak lebih kecil 6,5 HP, dan belum pernah menerima bantuan yang sejenis (mesin pompa air) dan mesin pompa air yang dimiliki berbahan bakar bensin.

“Paket perdana akan dibagikan di 24 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Wajo, Kabupaten Bone, Kabupaten Taklar, Kabupaten Maros, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Indaramayu, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Sragen, Kabupaten Wonogiri, Kota Batu, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Tuban, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Bantul,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM, Akhmad Syahroza mengatakan, pemerintah akan melakukan pendistribusian sebanyak 10.000 paket perdana dan akan rampung pada Desember 2020. Menurutnya, program konversi BBM ke BBG untuk Petani Sasaran merupakan salah satu program yang mendukung diversifikasi energi.

“LPG dipilih sebagai energi alternatif yang dapat digunakan untuk program Konversi BBM ke LPG 3 Kg untuk Mesin Pompa Air bagi Petani Sasaran. Konversi BBM ke BBG untuk petani bertujuan memberikan solusi penyediaan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan mudah didapat. Selain itu, dapat menghemat pengeluaran bahan bakar mesin pompa air petani ketika mengolah sawahnya,” katanya. (pin)


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button