NEWS
Trending

Covid-19 Bisa Menghambat Pertumbuhan Listrik Nasional

Covid-19 Bisa Menghambat Pertumbuhan Listrik Nasional

Listrik Indonesia | Merebaknya virus korona/Corona Virus Disease 19 (Covid-19) berpotensi menghambat pertumbuhan listrik nasional.
 

Adanya beberapa kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) tentu akan meningkatkan listrik untuk jenis konsumen rumah tangga karena banyak yang akan menghidupkan laptop di rumah. Namun, banyak pelanggan jenis industri yang mengurangi konsumsi listriknya. Tentu hal ini mempengaruhi perhitungan. Terlebih, industri menjadi penyumbang utama konsumsi listrik.
 

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan, pihaknya memerlukan waktu untuk mengevaluasi dampak wabah corona terhadap pertumbuhan listrik.


"Kalau untuk rumah tangga kayaknya bakal nambah, karena disuruh kerja di rumah. Tapi kita butuh waktu untuk evaluasi karena yang saya takutkan penggunaan listrik untuk industri menurun,” ucapnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin, (16/3).


Namun demikian, yang perlu ditegaskan menurut Rida saat ini yaitu menjamin pasokan listrik yang handal dan tidak terganggu di tengah pandemik korona. Ia telah berkoordinasi dengan pihak PT PLN (Persero) untuk memastikan pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya.


Sementara itu, PT PLN (Persero) sejak awal Maret telah melakukan langkah-langkah preventif terhadap upaya pencegahan penyebaran virus corona. Salah satunya adalah menangguhkan perjalanan kedinasan dan non kedinasan ke luar negeri bagi seluruh pegawai PLN, terutama ke negara terinfeksi virus corona.

Selain itu, Dirut PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini mengungkapkan, perusahaan melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi pegawai dan tamu serta melakukan pengecekan riwayat perjalanan yang dilakukan diseluruh unit PLN dan juga menyediakan logistik masker, hand sanitizer, sarung tangan, dan thermal gun secara cukup. Tidak cukup sampai di situ, PLN juga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kantor PLN.

Kini, PLN juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan meningkatkan kebersihan lingkungan kerja masing-masing secara rutin kepada petugas Control Room dan Dispatcher pengelola aliran listrik, serta akan dikontrol riwayat perjalanan pribadi dan anggota keluarganya, dan disediakan angkutan antar jemput dari rumah tinggal ke tempat kerja untuk menghindarkan petugas dari penularan virus Covid-19.

Pada unit-unit kerja yang bersifat kritikal tersebut, juga akan disediakan ruang pemeriksaan kesehatan rutin beserta petugas medis dan peralatan pendukungnya.

Selain itu, selama bertugas pada jam kerja, mereka akan mendapatkan makanan sehat dan vitamin tambahan, dan dilarang untuk memasuki area kerja di luar Control Room dan Dispatcher. Sementara itu, PLN juga menambah unit Control System sebagai cadangan (mirroring) untuk memastikan bahwa pasokan listrik kepada masyarakat tidak terganggu.

"Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh petugas dalam kondisi prima, sehingga bisa bekerja maksimal dalam menjaga pasokan listrik bagi masyarakat" tambah Zulkifli Zaini. (CR)



 


 

 


 

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button