NEWS
Trending

Data Kemensos, 25,7 Juta Pelanggan Perlu Subsidi

Data Kemensos, 25,7 Juta Pelanggan Perlu Subsidi
???????Benny Marbun, Kepala Divisi Niaga PT PLN (Persero). (Foto: Sapoetra Wibowo) 
Listrik Indonesia | Pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM memberi tugas kepada PT PLN (Persero) untuk mengkampanyekan subsidi listrik tepat sasaran kepada pelanggan rumah tangga yang berhak mendapatkannya, yakni masyarakat miskin dan masyarakat tidak mampu.

Kepala Divisi Niaga PT PLN Benny Marbun mengatakan, untuk memastikan agar subsidi listrik tepat sasaran bagi rumah tangga miskin dan tidak mampu, PLN diberi tugas Kementerian ESDM lakukan Pemadanan Data.

Menurutnya, Pemadanan Data ini adalah mencocokkan Data Kementerian Sosial tentang Rumah Tangga Miskin dan Tidak Mampu dengan Data Pelanggan PLN. "Kemensos memiliki data rumah tinggal yang 40% kesejahteraannya rendah dengan rumah tangga miskin jumlahnya mencapai 25,7 Juta. Dari 25,7 juta terdapat 4,1 juta rumah tangga yang memakai listrik dengan daya 900 VA," ungkap Benny Marbun, belum lama ini di Jakarta, (03/06).

Ia menambahkan, data 4,1 Juta rumah tangga ini memiliki nama, alamat, dan nomor KTP yang jelas. Namun sayangnya di dalam data pelanggan PLN, nama dan nomor KTP tersebut tidak ada. "Jadi, data yang diberikan Kemensos itu tidak ada di data Pelanggan PLN, bisa jadi karena nama pelanggan dengan tempat tinggalnya berbeda. Karena data Kemensos dan PLN tidak ada yang cocok maka di atas kertas tidak bisa dicocokkan," papar Benny.

Untuk mengetahui Rumah Tangga Miskin yang dicatat Kemensos, pihak PLN harus datang ke lapangan untuk memeriksa pelanggannya satu persatu. "Ketika datang, kita cocokan KTP dan dengan data di Kemensos. Kalau cocok ya kita tandai cocok, kalau tidak ya ditandai tidak diketemukan. Itulah pemadanan data yang dilakukan PLN untuk mencocokkan data Kemensos bahwa rumah tangga miskin dan tidak mampu," terang Benny.

Pihaknya telah melakukan pemadanan data pada Januari - Maret 2016 silam. Hal ini dilakukan karena PLN baru menerima data Rumah Tangga Miskin dan Tidak Mampu dari Kemensos pada Desember 2015 silam. Mengapa  pakai data Kementerian Sosial, Berdasarkan keputusan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ketika rapat Badan Anggaran (Banggar) untuk menetapkan besaran subsidi listrik 2017, rumah tangga yang mendapatkan subsidi listrik adalah rumah tangga tidak mampu dengan daya listrik 450 VA dan 900 VA yang datanya berdasarkan dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dengan data induk penanggung jawabnya dari Kementerian Sosial. (RG)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button