Ceremony AGENDA Fossil Fuel ENERGY PRIMER NEWS
Trending

Demi Kemandirian Energi, 52 Pembangkit Ini Bakal Dipasok LNG

Demi Kemandirian Energi, 52 Pembangkit Ini Bakal Dipasok LNG
Sebanyak 52 pembangkitlistrik PLN akan dipasok LNG dari PGN. Tahap awal, akan dikerjakan di PLTMG Sorong, PLTMG Tanjung Selor, dan PLTMG Nias. (foto: net)

Listrik Indonesia | Menindaklanjuti Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) 13/ 2020, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sepakat akan membangun infrastruktur Liquefied natural gas (LNG) di 52 pembangkit listrik milik PLN. Hal ini dilakukan guna mewujudkan kemandirian energi di tanah air.

"Proyek ini untuk kepentingan bersama, seperti diatur dalam Kepmen ESDM 13/ 2020. Yang lebih penting lagi, melalui program ini adalah perwujudan program konversi energi dari BBM ke gas bumi, apalagi gas domestik, maka ini jalan untuk kemandirian energi," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana, di Jakarta, kemarin.

Dalam hal ini, pemerintah menugaskan PLN dan Pertamina untuk melakukan gasifikasi pembangkit PLN dengan estimasi kapasitas pembangkit kurang lebih 1,8 GigaWatt. PGN PGN sebagai Subholding Gas PT Pertamina (Persero) akan menyediakan pasokan dan pembangunan Infrastruktur di 52 lokasi pembangkit listrik PLN.

Direktur Utama PGN, Suko Hartono mengatakan, pihaknya siap menjadi solusi dan partner bagi PLN dan pemerintah dalam proyek gasifikasi pembangkit. Hal ini tercermin dalam nota kerja sama yang ditandatangani Direktur Utama PGN, Suko Hartono dan Direktur Energi Primer PLN, Rudy Hendra Prastowo.

Nantinya, PGN bertanggung jawab untuk menyediakan pasokan gas atau LNG, membangun dan menyediakan infrastruktur gas atau LNG yang meliputi jetty, fasilitas pembongkaran (unloading), fasilitas penyimpanan, regasifikasi, transportasi gas atau LNG, pipa gas sampai ke titik serah yang disepakati, termasuk metering regulating system (MRS) pada pembangkit listrik terkait.

Sedangkan, untuk transportasi LNG dari sumber pasokan atau fasilitas penghubung (hub) LNG akan dihubungkan ke fasilitas pembongkaran (unloading) infrastruktur LNG dengan memakai Small Scale LNG Carrier. Tahap awal, PGN dan PLN sepakat melaksanakan tahap Quick Win di Pusat Listrik Tenaga Mesin dan Gas (PLTMG) Sorong, PLTMG Tanjung Selor, dan PLTMG Nias.

“Kami akan mengupayakan pembangunan infrastruktur LNG dapat berjalan tepat waktu, dengan teknologi tepat guna dan efisiensi tinggi ditengah tantangan di masa pandemik,” kata Suko.

Dia menuturkan, pelaksanaan proyek ini diprioritaskan untuk efisiensi, efektifitas, serta keberlanjutan pemanfaatan gas dan ketersediaan tenaga listrik. Gasifikasi pembangkit listrik ini diperlukan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak sehingga dapat menghasilkan biaya pokok penyediaan tenaga listrik. (pin)

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button