NEWS
Trending

Demo UU Cipta Kerja Semakin Besar Dan Ricuh, Mantan Dirut PLN: Pengusaha Butuh Stabilitas

Demo UU Cipta Kerja Semakin Besar Dan Ricuh, Mantan Dirut PLN: Pengusaha Butuh Stabilitas
Dahlan Iskan menyoroti besarnya demonstrasi penolakan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. (foto: net)

Listrik Indonesia | Mantan Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan menyoroti besarnya demonstrasi penolakan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Mantan Menteri BUMN ini mengatakan, kekuatan politik pemerintahan saat ini bisa memuluskan disahkannya UU tersebut.

“Begitu mudah pemerintah melahirkan UU baru. Termasuk UU KPK, UU Covid, dan terakhir UU Omnibus Law –UU Cipta Kerja. Tapi hari-hari ini pemerintahan Jokowi menerima tantangan di bidang nonpolitik: yakni di bidang keamanan dan ketertiban. Khususnya dalam menghadapi demo besar kalangan buruh dan mahasiswa,” tulis Dahlan pada lama disway.id, di Jakarta, Jum’at (9/10).

Namun, wartawan senior yang sukses jadi pengusaha ini meragukan kekuatan Presiden Joko Widodo untuk menerima tantangan demonstrasi skala lebih besar. Saat ini, kata Dahlan, pengusaha sedang mengamati cara apa yang akan dilakukan pemerintahan Jokowi dalam menundukkan demonstrasi buruh dan mahasiswa ini.

“Tapi apakah UU Cipta Kerja ini sangat penting bagi pengusaha? Apakah UU Cipta Kerja ini menjadi jaminan majunya perekonomian nasional? Belum tentu. Misalkan kalau pengusaha diberi dua pilihan: Pasti pengusaha memilih yang kedua,” katanya.

Dia menuturkan, UU yang berlaku selama ini menjengkelkan pengusaha itu masih bisa diatasi. Sepanjang kondisi masyarakat kondusif. Dia meyakini, pengusaha masih bisa mencari jalan mengatasinya jika kondisi stabil.

“Biar pun ada UU (UU Cipta Kerja) ini tapi masyarakatnya tidak stabil, pengusaha akan lebih sulit. Tentu, kalau bisa, pengusaha memilih alternatif ketiga. Yakni, UU-nya baik, masyarakatnya pun stabil,” tegasnya. (pin).

 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button