AGENDA CORPORATION Renewable Energy ENERGY PRIMER
Trending

DEN – PLN Dorong Penggunaan Kompor Listrik Induksi

DEN – PLN Dorong Penggunaan Kompor Listrik Induksi

Listrik Indonesia | Guna mendukung program konversi 1 juta kompor elpiji menjadi kompor listrik induksi sebagai bagian mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional. Karena itu, Sekretariat Dewan Enegi Nasional (DEN) memelopori penggunaan kompor listrik di lingkungan Sekretariat DEN.

 

Sekretaris Jenderal DEN, Djoko Siswanto dalam sambutanya menyampaikan, launching penggunaan kompor listrik di lingkungan Setjen DEN merupakan aksi dukungan kepada PLN dengan program 1 juta kompor listrik. Hal ini sekaligus melaksanakan Grand Strategi Energi Nasional (GSEN) dalam menekan laju impor LPG.

 

Ia mengatakan, Pemenuhan kebutuhan energi Indonesia masih banyak dipenuhi melalui impor, di antaranya liquefied petroleum gas (LPG), minyak mentah, dan bahan bakar minyak (BBM). Bahkan importasi lebih dari 50% kebutuhan.

 

“Program kompor listrik strategi kita untuk menekan impor energi, juga launching ini mengenalkan kepada seluruh pegawai di lingkungan Setjen DEN penggunaan kompor listrik untuk berkontribsi kepada energi bersih,” ujarnya. Senin, (3/5).

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan, di dalam GSEN menargetkan pada 2030 Indonesia bebas dari impor LPG. Kemudian agar bisa secara signifikan penggunaan kompor listrik ini, DEN telah mengusulkan kepada Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan untuk memberikan subsidi kepada masyarakat golongan tertentu yang nantinya mendapatkan satu paket kompor listrik.

 

“Setelah sudah tak impor sebagian besar penggunaan LPG bisa dikonversi oleh kompor listrik,” cetusnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero), Bob Saril menerangkan, produk kompor listrik yang disebarluaskan atau dipasarkan sudah melalui tahap penelitian baik di Kementerian ESDM, Perindustrian maupun PLN. Sejauh ini produk kompor listrik masih dikuasai oleh produsen lokal dengan tingkat lokal kontenya mencapai 40 hingga 60 persen dan untuk realisasinya hingga saat ini mencapai 100 ribu kompor listrik yang sudah tersebar.

 

“Penggunaan kompor listrik ini lebih hemat ketimbang LPG, PLN juga telah bekerja sama dengan pihak pengembang perumahan untuk pengadaan kompor listrik. Nanti mungkin untuk pelanggan golongan 450 – 900 VA kalau ingin menggunakan kompor listrik penambahan daya bisa digratiskan,” tuturnya.

 

Bob berujar, ketika kompor listrik ini sudah bisa diproduksi banyak. Tentu efeknya akan meluas selain mendukung energi bersih, ekonomi dalam negeri pun meningkat seiring meningkatnya penerapan lokal konten dan daya beli masyarakat.


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button