NEWS
Trending

Desa Berlistrik di Nias Bertambah, Kini Tersisa 105 Desa

Desa Berlistrik di Nias Bertambah, Kini Tersisa 105 Desa

Listrik Indonesia | Rasio desa berlistrik di Kepulauan Nias terus bertambah. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias meresmikan listrik di beberapa desa di Kabupaten Nias dan Kota Gunungsitoli, Kepualuan Nias.

Beberapa desa yang dialiri listrik antara lain Desa Umbu di Kecamatan Gido dan Desa Biouti di Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias. Selain itu, Ko’otano Dao dan Desa Nazalou di Kota Gunungsitoli. Selain itu, PLN UP3 Nias menyelesaikan pembangunan jaringan distribusi sepanjang 3,2 kms selama 2 bulan tanpa ada halangan atau hambatan di 2 desa di Kota Gunungsitoli.

Manajer PLN UP3 Nias Darwin Simanjuntak mengatakan bahwa masyarakat telah berpartisipasi dengan sukarela menebang beberapa pohon yang akan dilewati oleh jaringan distribusi PLN menuju ke rumah warga.

“Semoga listrik di dua desa ini bisa mencerdaskan anak-anak bangsa. Semoga anak-anak ini nantinya bisa menjadi pemimpin di Nias dan Indonesia,” ujarnya saat peresmian jaringan distribusi di Nias dikutip dari akun Facebook UP3 Nias, Kamis (27/8/2020).

Walikota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua meminta agar masyarakat dapat memelihara jaringan distribusi agar tidak terganggu oleh pepohonan di sekitarnya. “Masyarakat harus menjaga pepohonan yang berada di bawah kabel distribusi.”

Sementara itu, Kepala Desa Umbu Frisman Waruwu mengucapkan terimakasih kepada pihak PLN UP3 Nias.

“Pada 2 Juli 2020, PLN mulai melakukan pembangunan jaringan listrik di desa ini dan dengan suka rela masyarakat mengijinkan tanaman mereka untuk di potong demi suksesnya pembangunan listrik di Desa ini. Maka dari itu mewakili masyarakat saya mengucapkan terimakasih kepada PLN UP3 Nias dan kepada Pemerintah Kabupaten Nias atas kerja keras dan usahanya dalam membangun listrik di Desa ini,” ucap Kades.

Pada kesempatan yang sama Camat Gido, Jelisman Geya mengucapkan terimakasih kepada PLN.

“Kami masyarakat Gido sangat bersuka cita atas dibangunnya jaringan PLN di desa ini. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih kepada PLN Nias,” ucap Camat Gido.

Manajer PLN UP3 Nias Darwin Simanjuntak menjelaskan bahwa pembangunan listrik desa menjadi tanggung jawab PLN.

“Kami memang ditugaskan oleh Pemerintah untuk membangun listrik ke desa-desa hingga ke dusun-dusun. Untuk itu, PLN berkewajiban untuk membangun listrik di Pulau Nias termasuk di daerah kepulauan,” ucap Darwin.

Dia mengajak masyarakat Nias untuk tidak menanam tanaman di bawa jaringan listrik yang ada.

“Saat ini Kepulauan Nias tinggal 105 Desa yang belum teraliri listrik, maka dari itu saya minta dukungan masyarakat untuk mengizinkan tanamannya untuk ditebang demi pembangunan jaringan listrik karena tanpa pengorbanan maka pembangunan tidak akan ada,” terang Darwin.

Darwin mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Nias dan masyarakat Nias karena sudah mendukung PLN dalam membangun jaringan yang ada.

Masih di lokasi peresmian, pada arahannya mewakili Bupati Nias, Kadis Perindag, Desmon Zebua mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas PLN yang ada di dua Desa.

“Saya akui bahwa mental pegawai PLN sudah kuat, setiap mati lampu mereka selalu di salahkan walaupun sebenarnya mati lampu tersebut di sebabkan oleh gangguan jaringan atau pohon tumbang namun sebagai pelayan masyarakat mereka selalu sabar. Untuk itu saya ajak masyarakat agar selalu menjaga fasilitas PLN yang baru saja di bangun di Desa ini,” ajak Desmon. (Zc)
 


Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button