Hal itu dijelaskan ExxonMobil dalam laman resmi exxonmobilasia seperti dikutip Jumat (9/6/2023). Sebagai perusahaan manufaktur bahan kimia terbesar di dunia, ExxonMobil terus berinovasi dalam pengolahan bahan kimia. Seperti misalnya kendaraan listrik (EV) yang tercipta karena perpaduan beragam jenis bahan kimia.
Kendaraan listrik merupakan komoditas penting di pasar yang sedang berkembang pesat. Pada 2021, 6,6 juta EV terjual di seluruh dunia – dua kali lipat dari penjualan pada tahun 2020.
"Saat ini kami berupaya mengembangkan produk yang mampu mendukung pembuatan kendaraan listrik yang handal," jelas Exxon.
Berbagai produk ExxonMobil digunakan untuk membuat komponen EV, mulai dari dari plasticizer, tackifier, karet butyl, gearbox, hingga cairan pendingin khusus.
"Produk-produk tersebut dirancang untuk meningkatkan keselamatan, daya tahan, kenyamanan, efisiensi daya, jarak tempuh, dan performa keseluruhan EV," jelasnya.
