Total luas areal yang dimiliki oleh PTPN III adalah 1.181.751,03 Ha dengan status pengusahaan lahan sekitar 68% sudah bersertifikat, 20% sertifikat berakhir/dalam proses perpanjangan dan 12% belum bersertifikat. Sedangkan total planted area yang dimiliki PTPN sebesar 817.536 Hektar yang terdiri dari komoditi kelapa sawit, karet, teh, tebu, kopi, kakao, tembakau, kayu dan hortikultura. Selain itu guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar PTPN juga memiliki areal kebun plasma seluas 457.794 Hektar.
Dalam kegiatan operasionalnya, PTPN III komit untuk mewujudkan keberlanjutan dengan memperhatikan aspek ekonomi, lingkungan hidup dan sosial yang merupakan fokus atas Holding PTPN III. Hal itu didorong oleh kesadaran bahwa keberadaan Perusahaan tidak sekadar mencari laba atau keuntungan, tetapi juga dituntut untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan peduli terhadap isu-isu sosial.
Adapun strategi keberlanjutan PTPN dimulai dengan meletakkan fondasi yang kuat untuk memobilisasi organisasi PTPN ke arah praktik-praktik keberlanjutan. Di antaranya yaitu menempatkan struktur task force ESG khusus di bawah pembinaan langsung Direksi dengan Wakil Direktur Utama sebagai Direktur Program, dengan aturan tata kelola termasuk pelaporan berkala akan kemajuan dari inisiatif keberlanjutan perusahaan.
Kemudian PTPN berkaca kepada regulasi serta standar-standar internasional maupun nasional sebagai panduan umum akan prinsip-prinsip keberlanjutan yang perlu diikuti sesuai dengan topik masing-masing, dan dari situ, Perusahaan mengembangkan kebijakan-kebijakan keberlanjutan yang menjadi landasan dari tiap inisiatif keberlanjutan yang akan diambil oleh perusahaan.
Di atas fondasi yang kuat, terdapat empat pilar yang merepresentasikan pemangku kepentingan utama yang perlu dilibatkan dalam usaha keberlanjutan perusahaan.
1. Tata Kelola Perusahaan untuk memastikan perusahaan dijalankan dengan akuntabel sesuai dengan praktik terbaik, untuk memperhatikan hak dan kepentingan pemilik perusahaan yaitu pemegang saham.
2. Memperhatikan kepentingan insan-insan sumber daya manusia PTPN sebagai penggerak utama inisiatif apa pun dalam perusahaan.
3. Memastikan prinsip-prinsip keberlanjutan yang PTPN hormati, juga dihormati oleh pihak ketiga yang bekerjasama dengan perusahaan.
4. PTPN juga memperhatikan masyarakat sekitar yang tentunya tidak lepas dari dampak operasi perusahaan di wilayahnya, baik positif (yang harus diperkuat dan di amplifikasi) maupun negatif (yang harus dimitigasi sebaik mungkin.
Keempat pilar itu menopang kinerja PTPN untuk mengantarkan performa operasional yang baik, melakukan kegiatan operasi dengan memperhatikan risiko lingkungan dan mengadopsi praktik-praktik kelestarian lingkungan terbaik.