Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo mengungkapkan pemerintah memerlukan investasi sebesar Rp300 triliun untuk membangun infrastruktur transmisi listrik atau Green Enabling Transmission guna mendukung kebutuhan Energi Baru Terbarukan (EBT) di tanah air. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, dalam acara Road To PLN Investment Days 2024 yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta.
“Price tagnya? Tidak terlalu mahal, hanya US$ 25 miliar saja, Rp 300 sekian triliun hanya untuk membangun transmisi,” ujar Darmawan.
Menurut Darmawan, jaringan transmisi EBT yang dibutuhkan di Indonesia mencapai 50 ribu kilometer, lebih panjang dari keliling bumi yang hanya sekitar 42,5 ribu kilometer.
“Dibutuhkan adalah yang namanya green enabling transmission line. Jaraknya berapa? Hanya sekitar 50 ribu km, Bapak Ibu mau keliling bumi, dipersilakan jalan kaki nanti gak nyampe-nyampe, itu panjangnya 42,5 ribu km, ini (panjang transmisi) 50 ribu km,” tambahnya.
Darmawan juga menekankan pentingnya infrastruktur transmisi untuk pengembangan EBT di Indonesia.
"Ada pepatah, no transition, without transmission," ujarnya.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana sebelumnya juga menegaskan bahwa jaringan transmisi listrik dengan jangkauan luas atau super grid merupakan elemen kunci dalam program transisi energi Indonesia. Hal tersebut ia ungkapkan dalam acara Rembuk Nasional Transisi Energi, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, dikutip Kamis (07/03/2024).
"Saya ingin menunjukkan infrastruktur kita ke depan, super grid ini menjadi semakin penting supaya kita next bisa sharing dari sini, dari umber daya dan juga sisi demand (kebutuhan) disambungkan ke seluruh pulau utama," jelasnya.
Dadan menambahkan bahwa sumber EBT di Indonesia tersebar di berbagai lokasi yang jauh dari pusat kebutuhan energi. Oleh karena itu, super grid yang dapat menjangkau seluruh pulau besar di Indonesia menjadi sangat vital.
"Ya kalau demand-nya besar, misalkan di Pulau Sulawesi, atau di bagian barat Jawa," tambahnya.
