Listrik Indonesia | Direktur Manajemen Risiko PT PLN (Persero), Suroso Isnandar, secara resmi menyerahkan penghargaan Tanda Kehormatan Listrik Indonesia yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta. Pada Kamis, 26 September 2024. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi perusahaan-perusahaan dalam mendukung sektor ketenagalistrikan nasional.
Suroso Isnandar menyampaikan target pemerintah melalui Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) terbaru. Indonesia menargetkan sekitar 51% kapasitas pembangkit listrik berasal dari energi terbarukan pada tahun 2030. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mempercepat transisi energi menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan.
"Investasi hijau memiliki potensi besar untuk menciptakan peluang kerja berkualitas, mendukung pertumbuhan kelas menengah, dan memperkuat ekonomi kita dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. Ini adalah kontribusi penting bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," ujar Suroso yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI).
Beberapa perusahaan yang menerima tropi dan plakat Tanda Kehormatan Listrik Indonesia dari Suroso Isnandar antara lain:
1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk
2. PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat
3. PT Sumber Panca Energi
4. PT PLN Energi Primer Indonesia
5. PT Kaltim Daya Mandiri
6. PT Huadian Bukit Asam Power
7. PT Citra Nusantara Gemilang Tbk
8. PT Bukit Pembangkit Innovative
9. PT PLN Batubara Niaga
10. Pertamina New & Renewable Energy
Suroso berharap penghargaan ini dapat memotivasi perusahaan-perusahaan tersebut untuk terus berkontribusi dalam mendorong kemajuan sektor ketenagalistrikan nasional. "Selamat kepada para penerima penghargaan. Semoga langkah-langkah ini dapat membawa perubahan positif bagi ketenagalistrikan Indonesia ke depannya," harapnya.
