Arsjad Rasjid: Kadin Siap Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Arsjad Rasjid: Kadin Siap Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Arsjad Rasjid

Listrik Indonesia | Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2024 dengan tema “Kadin Satu, Bersama Pemerintahan Baru Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8%”. Acara yang dihadiri oleh pejabat pemerintah, pengusaha nasional, serta delegasi dari seluruh Kadin provinsi dan kabupaten/kota ini dibuka oleh Arsjad Rasjid, Ketua Umum Kadin Indonesia, pada Jumat, (29/11/2024).

Dalam sambutannya, Arsjad Rasjid mengapresiasi kerja keras panitia yang berhasil menyelenggarakan acara meskipun waktu persiapannya sangat singkat. Ia menyoroti berbagai tantangan global yang dihadapi saat ini, mulai dari konflik geopolitik, volatilitas harga komoditas, hingga ketidakpastian ekonomi dunia. Namun, ia menegaskan bahwa optimisme harus tetap dijaga. Menurutnya, dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki, Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi 8%.

Arsjad menyoroti beberapa keunggulan Indonesia, seperti bonus demografi dan potensi energi hijau sebesar 3.600 GW. Ia juga menekankan pentingnya hilirisasi nikel untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik (EV), yang dinilai dapat memberikan efek ganda pada sektor lain dan menciptakan lapangan kerja. Sementara itu, sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional diharapkan dapat terus berkembang melalui akses keuangan dan pendampingan.

Rapimnas kali ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dengan pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Arsjad mencatat bahwa dalam beberapa minggu pertama pemerintahannya, Presiden telah mengamankan komitmen investasi senilai USD 18,5 miliar dari berbagai negara. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara Kadin dan pemerintah sangat penting untuk menjaga daya saing Indonesia di kancah global.

Arsjad juga menyoroti dinamika internal Kadin dan mengajak semua pihak untuk menjaga soliditas organisasi. Ia menegaskan bahwa persatuan Kadin adalah kunci untuk mewujudkan agenda besar ekonomi nasional. Dalam pidatonya, ia menyatakan kesediaannya untuk tidak maju kembali sebagai Ketua Umum jika Musyawarah Nasional (Munas) diselenggarakan, menegaskan bahwa kepentingan organisasi harus diutamakan.

Selama kepemimpinannya, Kadin telah meluncurkan berbagai program strategis, seperti vaksinasi gotong-royong, rumah oksigen, serta berperan aktif dalam forum internasional seperti G20 dan ASEAN. Pada Rapimnas ini, Kadin juga meluncurkan Indonesia Center for International Arbitration, sebuah lembaga arbitrase internasional yang bertujuan memfasilitasi penyelesaian sengketa bisnis secara lebih efisien.

Acara ditutup dengan seruan “Kadin Satu!” yang mencerminkan komitmen Kadin untuk terus bersatu dan mendukung agenda pemerintah. Melalui sinergi ini, Kadin berharap dapat turut mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, menuju visi Indonesia Emas 2045.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#KADIN Indonesia

Index

Berita Lainnya

Index