PT Vale Raih PROPER Emas 2024 dan Green Leadership Award: Bukti Komitmen Keberlanjutan di Sektor Nikel

PT Vale Raih PROPER Emas 2024 dan Green Leadership Award: Bukti Komitmen Keberlanjutan di Sektor Nikel
CEO PT Vale, Febriany Eddy, (tengah) usai menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), kemarin (24/2).

Listrik Indonesia.com | PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota grup Mining Industry Indonesia (MIND ID), kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yaitu PROPER Emas 2024 dan Green Leadership Award dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Pencapaian ini menjadikan PT Vale sebagai perusahaan nikel pertama di Indonesia yang berhasil meraih PROPER Emas, menegaskan posisinya sebagai pelopor dalam praktik pertambangan berkelanjutan.

PROPER Emas: Pengakuan atas Kinerja Lingkungan Unggul

PROPER Emas merupakan peringkat tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) yang diberikan kepada perusahaan dengan kinerja lingkungan luar biasa dan komitmen tinggi terhadap tanggung jawab sosial serta keberlanjutan. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, kepada Abu Ashar, Vice President Director & Chief Operations & Infrastructure Officer PT Vale.

Sementara itu, Febriany Eddy, CEO PT Vale, menerima Green Leadership Award sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan budaya perusahaan. Prestasi ini semakin istimewa mengingat PT Vale menjadi satu-satunya perusahaan pertambangan nikel yang meraih PROPER Emas dari 85 perusahaan yang dinilai.

Inovasi Berkelanjutan: Program ROJALI dan Transisi Energi Bersih

Sebagai produsen utama nikel matte, PT Vale terus berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan melalui solusi inovatif. Salah satu inisiatif unggulan adalah Program ROJALI (Jalur Alternatif Auxiliary Grid), yang memanfaatkan energi terbarukan dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) untuk menggantikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) selama pemeliharaan jaringan listrik. Program ini telah berhasil mengurangi 57% emisi CO? dari operasi PLTD, meningkatkan efisiensi energi, dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

“Di PT Vale, kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang operasi tambang yang bertanggung jawab, tetapi juga tentang bagaimana kami dapat berkontribusi pada solusi global. Program ROJALI adalah bukti nyata bahwa inovasi di sektor industri dapat memainkan peran penting dalam transisi menuju energi bersih,” ujar Abu Ashar dalam rilis resmi.

Matano Iniaku: Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Keberlanjutan

Selain inovasi di bidang lingkungan, PT Vale juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat berbasis keberlanjutan, yaitu Matano Iniaku (INovasi Integrasi Alam dan Kreativitas Usaha). Program ini awalnya dirancang untuk mengatasi masalah lingkungan seperti alih fungsi lahan, namun berkembang menjadi solusi yang menyelesaikan masalah sosial dan ekonomi masyarakat.

Febriany Eddy menjelaskan, “Melalui Matano Iniaku, PT Vale menunjukkan komitmen kuat untuk merespons permasalahan di sekitar wilayah operasional, baik yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan kegiatan perusahaan. Kami berharap inovasi ini dapat memberikan dampak positif dan mendorong terciptanya masyarakat yang lebih berdaya.”

Vale Raih Proper Emas

Dampak Positif bagi Lingkungan dan Masyarakat

PT Vale tidak hanya fokus pada pengurangan emisi dan efisiensi energi, tetapi juga berupaya membangun “social capital” yang kuat di masyarakat. Dengan program-program seperti ROJALI dan Matano Iniaku, PT Vale membuktikan bahwa industri pertambangan dapat berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.

Pencapaian PROPER Emas dan Green Leadership Award ini menjadi bukti nyata bahwa PT Vale tidak hanya unggul dalam produksi nikel, tetapi juga dalam memimpin transisi menuju industri yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#PT Vale

Index

Berita Lainnya

Index