Menteri ESDM Apresiasi PLN Sukses Jaga Keandalan Listrik Selama Libur Lebaran

Menteri ESDM Apresiasi PLN Sukses Jaga Keandalan Listrik Selama Libur Lebaran
Menteri ESDM Pantau Sistem Kelistrikan Maluku

Listrik Indonesia | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa infrastruktur kelistrikan di wilayah Maluku berada dalam kondisi optimal selama masa libur Idulfitri 1446 Hijriah. Kepastian ini disampaikannya saat meninjau langsung kesiapan di Unit Pelaksana Penyaluran dan Pengatur Beban (UP3B) Maluku, Kota Ambon, pada Sabtu (5/4).

“Secara keseluruhan, persiapan energi selama masa siaga Idulfitri berjalan baik dan aman. Pasokan listrik tidak mengalami kendala, termasuk untuk kebutuhan pengisian kendaraan listrik yang didukung oleh ketersediaan SPKLU,” kata Bahlil.

Ia pun memberikan apresiasi terhadap langkah PLN yang telah memastikan keandalan sistem kelistrikan di wilayah tersebut, termasuk dengan menyiagakan 1.250 personel di berbagai titik strategis di Maluku dan Maluku Utara.

“PLN menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kestabilan pasokan listrik selama Ramadan hingga Idulfitri. Masyarakat bisa merayakan hari raya dengan tenang,” imbuhnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa seluruh lini kelistrikan, mulai dari hulu hingga hilir, telah dipastikan dalam kondisi prima. Menurutnya, PLN mengerahkan upaya maksimal untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama periode siaga yang berlangsung dari 17 Maret hingga 11 April 2025.

“Kami sudah melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari pasokan energi primer, pembangkit, transmisi, hingga distribusi dan personel. Ketersediaan energi primer juga mencukupi, dengan pasokan batu bara lebih dari 22 hari operasi (HOP), gas di atas 30 HOP, dan BBM lebih dari 20 HOP,” jelas Darmawan.

Selain kesiapan sistem pembangkitan, PLN juga menyiagakan 1.839 unit genset, 636 UPS, serta 1.276 Unit Gardu Bergerak (UGB) di berbagai lokasi strategis. Dukungan personel juga diperkuat dengan 69 ribu petugas siaga dan 3.830 posko yang tersebar di seluruh Indonesia.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Awat Tuhuloula, menyebutkan bahwa sistem kelistrikan di wilayahnya dalam keadaan aman dan stabil. Di Sistem Ambon, daya mampu mencapai 106 MW dengan beban puncak 57 MW dan cadangan 49 MW. Sementara di Sistem Ternate, daya mampu mencapai 66 MW, dengan beban puncak 38 MW dan cadangan sebesar 28 MW.

Sebagai bagian dari layanan tambahan, PLN juga menyiagakan 20 petugas bersertifikat Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dan membuka 203 posko siaga di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

“Untuk mendukung pemudik pengguna kendaraan listrik, kami telah menambah jumlah SPKLU menjadi 22 unit, atau meningkat lima kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Di setiap titik SPKLU, tersedia petugas siaga 24 jam dengan total 132 personel,” ujar Awat.

Ia juga mencatat adanya peningkatan signifikan pada jumlah pemudik pengguna kendaraan listrik di wilayah tersebut, yang naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Fasilitas SPKLU yang tersebar menjadi kunci pendukung dalam kelancaran perjalanan mereka.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#PLN

Index

Berita Lainnya

Index