Listrik Indonesia | Adopsi kendaraan listrik (EV) terus meningkat secara global seiring dengan dorongan untuk mengurangi emisi karbon dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Berdasarkan data terbaru tahun 2024–2025, berikut adalah 10 negara dengan jumlah mobil listrik terbanyak:
1. Tiongkok
Tiongkok menempati posisi teratas sebagai pasar kendaraan listrik terbesar di dunia. Lebih dari 11 juta unit EV terjual sepanjang tahun 2024, mencakup hampir setengah dari seluruh penjualan mobil baru di negara tersebut. Perusahaan seperti BYD dan Wuling menjadi pemain utama dalam pertumbuhan ini.
2. Amerika Serikat
Amerika Serikat mencatatkan sekitar 1,5 juta penjualan EV pada tahun 2024. Meskipun pasar kendaraan berbahan bakar internal masih mendominasi, tren kendaraan listrik terus meningkat berkat insentif pemerintah dan ekspansi produsen seperti Tesla dan Ford.
3. Jerman
Sebagai pusat industri otomotif Eropa, Jerman menjual lebih dari 570.000 unit kendaraan listrik. Negara ini juga menjadi basis produksi berbagai merek ternama yang kini gencar beralih ke lini kendaraan listrik.
4. Inggris
Inggris berhasil mencatatkan lebih dari 540.000 unit penjualan EV, memperlihatkan komitmen kuat terhadap transisi energi bersih. Pemerintah Inggris sendiri berencana melarang penjualan mobil bermesin pembakaran baru mulai 2035.
5. Prancis
Dengan lebih dari 290.000 EV terjual, Prancis berada di posisi kelima. Pemerintah Prancis turut memberikan insentif bagi konsumen untuk membeli kendaraan listrik, termasuk skema tukar tambah dari mobil tua ke EV.
6. Kanada
Penjualan EV di Kanada mencapai sekitar 200.000 unit pada 2024, naik hampir 50% dari tahun sebelumnya. Negara ini menargetkan semua kendaraan ringan baru yang dijual pada 2035 merupakan kendaraan nol emisi.
7. Thailand
Thailand muncul sebagai pemimpin di Asia Tenggara dalam adopsi kendaraan listrik. Pada 2024, penjualan EV meningkat hampir tiga kali lipat, dan mencapai pangsa pasar sekitar 12% hingga 13%.
8. Indonesia
Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam adopsi EV, dengan sekitar 43.000 unit terjual pada 2024. Lonjakan ini didukung oleh insentif pemerintah dan peningkatan infrastruktur pengisian daya.
9. Belanda
EV menyumbang sekitar 35% dari penjualan mobil baru di Belanda pada 2024. Negara ini menjadi salah satu contoh terbaik dalam pembangunan ekosistem kendaraan listrik secara terintegrasi.
10. Swedia dan Finlandia
Kedua negara ini memiliki penetrasi EV yang tinggi. Di Swedia, EV menyumbang lebih dari 35% penjualan mobil baru, sementara di Finlandia mendekati 30%. Kebijakan lingkungan yang progresif menjadi pendorong utama.
Tren Global dan Tantangannya
Meskipun China dan beberapa negara Eropa telah menunjukkan dominasi, adopsi EV di banyak negara berkembang masih menghadapi tantangan. Infrastruktur pengisian daya yang terbatas, harga kendaraan yang relatif tinggi, dan kebutuhan akan kebijakan yang konsisten menjadi faktor penghambat utama.
Namun demikian, laporan dari International Energy Agency (IEA) menunjukkan bahwa tren global menuju elektrifikasi transportasi akan terus berlanjut, dengan peningkatan signifikan dalam produksi baterai, investasi industri otomotif, dan adopsi energi terbarukan.

