Distribusi BBM di Wilayah Timur Masih Sulit, Pertamina Harus Ambil Langkah Ini

Distribusi BBM di Wilayah Timur Masih Sulit, Pertamina Harus Ambil Langkah Ini
Truk Pertamina. (Dok: @pertamina1solution)

Listrik Indonesia | Komisi XII DPR RI menilai distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Indonesia Timur masih menghadapi banyak kendala. Kondisi geografis yang terpisah-pisah membuat pasokan energi rentan terganggu, sehingga diperlukan penguatan sistem distribusi agar ketersediaan BBM tetap terjaga.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, meminta Pertamina menyiapkan langkah antisipasi dengan membangun alternatif cadangan dan bunker penyimpanan BBM. “Kita berharap Pertamina juga dapat mempunyai alternatif atau penguatan terhadap bunker-bunker penyebaran BBM. Jadi jika ada satu hal atau kejadian yang di luar dugaan, misalnya ada kecelakaan kayak kemarin di Kabupaten Jember, ada putusnya jalan, itu masih bisa terbantu penanganannya,” ujarnya dalam kunjungan kerja spesifik Komisi XII di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (28/8/2025).

Bambang juga menekankan perlunya sistem reaksi cepat dalam menghadapi situasi darurat distribusi energi. “Sistem reaksi cepat terhadap tanggap darurat, kondisi distribusi itu harus kita perkuat lagi. Terutama di daerah-daerah Indonesia Timur, karena mereka kan wilayahnya terpisah-pisah. Maka ini perlu penguatan sistem distribusinya, bahkan kalau perlu ada sistem pengamanan,” tegasnya.

Selain itu, ia mengusulkan adanya buffer stock atau cadangan energi di titik-titik strategis untuk mengantisipasi hambatan distribusi. “Dalam artian pengamanan, ada buffer stock yang bisa kita siapkan sewaktu-waktu ada terkendala, misalnya terkendala pengiriman,” jelasnya.

Ia mencontohkan keterlambatan distribusi BBM di Labuan Bajo akibat cuaca buruk yang menghambat pengiriman kapal. “Kayak kejadian kemarin di Labuan Bajo, ada sedikit kelangkaan beberapa hari karena ada kendala di pengiriman kapalnya. Cuaca kurang baik, akhirnya pengiriman terlambat,” ungkapnya.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#BBM

Index

Berita Lainnya

Index