Dari Kapasitas hingga Emisi, Ini Kelebihan Kereta Api untuk Angkut BBM

Dari Kapasitas hingga Emisi, Ini Kelebihan Kereta Api untuk Angkut BBM
Distribusi BBM Menggunakan Kereta Api.

Listrik Indonesia | PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) terus memaksimalkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dengan memanfaatkan Rail Tank Wagon (RTW) atau kereta tangki. Penggunaan moda ini dinilai lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan dibandingkan dengan transportasi darat menggunakan truk.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, menyebut RTW menjadi bagian penting dalam penyaluran energi di wilayah Sumatra Selatan. “Pengangkutan BBM dengan menggunakan RTW ini menjadi backbone distribusi untuk wilayah Sumatra Selatan, yang terdiri dari satu main terminal dan tiga end terminal,” ujarnya, Senin (9/9/2025).

Menurut Erwin, pola distribusi dimulai dari Integrated Terminal Palembang yang menampung produk dari Kilang Pertamina Refinery Unit III Plaju. Dari sana, BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan Solar disalurkan ke Fuel Terminal Lahat, Lubuklinggau, dan Baturaja melalui jaringan kereta tangki.

Kapasitas Lebih Besar

Salah satu keunggulan RTW adalah kapasitas angkutnya yang jauh lebih besar dibandingkan truk tangki. Satu gerbong dapat membawa 30–50 kiloliter BBM, setara dengan dua truk tangki. Jika dirangkai 12–16 gerbong, kapasitasnya mencapai 500–800 kiloliter dalam satu perjalanan. Untuk jumlah yang sama, dibutuhkan sekitar 25–30 truk tangki.

Kapasitas yang lebih besar ini membuat distribusi lebih efisien. Selain itu, jalur kereta yang relatif bebas hambatan memungkinkan pengiriman lebih tepat waktu dibandingkan jalur darat yang kerap dipengaruhi kemacetan, kondisi jalan, dan pembatasan tonase.

Aman dan Ramah Lingkungan

Selain soal kapasitas, RTW juga dinilai lebih aman. Proses pengisian dijalankan dengan standar kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE) yang ketat. Dari sisi lingkungan, berkurangnya jumlah truk di jalan raya membantu mengurangi emisi karbon, konsumsi bahan bakar, serta beban infrastruktur jalan.

“Untuk beberapa tahun ke depan, penggunaan RTW sebagai angkutan BBM akan terus kami optimalkan bersama PT Kereta Api Indonesia,” kata Erwin.

Keberadaan RTW memberikan jaminan distribusi energi yang lebih stabil di Sumatra Selatan. Dengan moda ini, pasokan BBM ke stasiun pengisian tetap terjaga, mendukung mobilitas masyarakat, dan sekaligus memperkuat ketahanan energi di wilayah Sumbagsel.

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#BBM

Index

Berita Lainnya

Index