Listrik Indonesia | Komitmen PLN Indonesia Power dalam mendorong inovasi berkelanjutan kembali membuahkan hasil membanggakan. Melalui inovasi FLA SUSU (Fly Ash to Sustainability PLTU Suralaya), tim PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Suralaya berhasil meraih Juara 3 Kategori Business Development Idea dalam ajang Seleksi Penghargaan Karya Inovasi (SPKI) PLN Tahun 2025.
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh General Manager PLN Puslitbang, Mochamad Soleh, dan disaksikan oleh sejumlah pimpinan PLN, termasuk Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, Kepala Satuan Technology Development and Asset Management, Budhi Setiawan, VP Technology Development, Hedwig Lunga Sampe Pajung, serta Manager Generation and Project Technology Development, Toto Wardoyo.
Lebih lanjut, General Manager UBP Suralaya, Burlian Prasetyo, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar kemenangan kompetisi, melainkan wujud nyata komitmen perusahaan terhadap energi bersih.
“Inovasi ini membuktikan bahwa teknologi dan kepedulian lingkungan dapat berjalan seiring, mengubah limbah pembangkit menjadi sumber nilai baru bagi industri, perusahaan, dan masyarakat,” ujar Burlian.
Dari Limbah ke Produk Bernilai Tinggi
Melalui inovasi FLA SUSU, tim UBP Suralaya berhasil mengolah fly ash, limbah hasil pembakaran batu bara, menjadi silika presipitasi berkualitas tinggi dengan tingkat kemurnian hingga 93%. Hasil olahan ini tidak hanya mengurangi volume limbah, tetapi juga membuka peluang bisnis baru yang bernilai tinggi bagi PLN Group.
Selain itu, program ini menjadi langkah konkret PLN Indonesia Power dalam mewujudkan transformasi beyond kWh, yaitu menciptakan nilai tambah di luar bisnis utama penyediaan listrik. Dengan demikian, inovasi ini menegaskan arah baru PLN menuju ekonomi sirkular yang berkelanjutan.
Keberhasilan inovasi ini tidak lepas dari kolaborasi dengan Universitas Sriwijaya (UNSRI) yang turut mendukung kegiatan riset dan pengembangan teknologi proses. Kerja sama tersebut memperkuat dasar ilmiah inovasi sekaligus memperbesar peluang penerapannya di sektor industri nasional.
Dengan slogan “Redefining ash, creating value”, tim UBP Suralaya membuktikan bahwa dari abu pembangkit, dapat lahir nilai baru bagi keberlanjutan industri dan lingkungan.
Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras tim inovasi yang terdiri dari Rengga Ullil Ambri Zecy, Muhammad Syarif Hidayatullah, dan Yudha Setyo Wicaksono, dengan dukungan penuh seluruh insan PLN Indonesia Power UBP Suralaya. Mereka terus menyalakan semangat inovasi untuk menjadikan pembangkit listrik semakin efisien, ramah lingkungan, dan berdaya saing global.
Sebagai penutup, capaian di ajang SPKI 2025 ini bukanlah akhir dari perjalanan PLN IP Suralaya. Sebaliknya, ini menjadi awal dari transformasi berkelanjutan menuju masa depan energi hijau yang memberi manfaat bagi masyarakat, industri, dan lingkungan.
Transformasi Fly Ash Jadi Bisnis Bernilai, PLN IP Suralaya Sabet Penghargaan SPKI 2025
Melalui inovasi FLA SUSU (Fly Ash to Sustainability PLTU Suralaya), tim PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Suralaya berhasil meraih Juara 3 Kategori Business Development Idea dalam ajang Seleksi Penghargaan Karya Inovasi (SPKI) PLN Tahun 2
