Listrik Indonesia | Pertamina Patra Niaga menyiapkan langkah-langkah operasional untuk mendukung penanganan bencana yang terjadi di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran suplai energi di tengah proses evakuasi dan pemulihan di wilayah terdampak.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan bahwa perusahaan terus memastikan ketersediaan energi di lapangan, terutama untuk mendukung kegiatan logistik, evakuasi, dan berbagai layanan darurat. Ia menegaskan pentingnya akses energi dalam kondisi bencana.
Menurut Mars Ega, kehadiran energi menjadi sangat krusial dalam mendukung operasional penanggulangan bencana seperti transportasi logistik, evakuasi warga, serta layanan darurat lainnya. Karena itu, ketersediaan BBM harus dipastikan aman dan bisa diakses secara cepat oleh pihak terkait di lapangan.
Sebagai bagian dari langkah koordinasi, Pertamina Patra Niaga membuka layanan telepon khusus untuk kebutuhan BBM bagi instansi atau lembaga yang terlibat dalam penanganan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Nomor layanan tersebut adalah 0822-7692-9620.
Melalui kanal ini, permintaan dukungan energi diharapkan dapat ditangani dengan lebih terarah sesuai kebutuhan lapangan.
Selain layanan khusus tersebut, Pertamina Patra Niaga juga menyampaikan bahwa tim operasional tetap siaga untuk memastikan distribusi energi berjalan sesuai kondisi di daerah terdampak. Perusahaan menargetkan suplai BBM tetap terdistribusi ke seluruh titik yang membutuhkan.
Sementara itu, masyarakat yang ingin memperoleh informasi mengenai ketersediaan BBM dan LPG di wilayah yang terdampak banjir maupun longsor dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. Layanan ini disediakan untuk memastikan akses informasi tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan.
