Belajar dari Sumatera, Infrastruktur Energi Tak Boleh Lagi Rapuh Saat Bencana

Belajar dari Sumatera, Infrastruktur Energi Tak Boleh Lagi Rapuh Saat Bencana
Petugas PLN sedang membenahi infrastruktur listrik di Aceh. (Dok: PLN)

Listrik Indonesia | Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menegaskan bahwa kejadian bencana yang melanda Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat harus menjadi evaluasi bagi daerah lain, terutama terkait kesiapan infrastruktur energi. Hal tersebut disampaikan dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, 11 Desember 2025, bersama Pertamina Patra Niaga, PLN, dan Hutama Karya.

Andre menyatakan bahwa pengalaman gangguan layanan energi di wilayah yang terdampak bencana di Sumatera dapat menjadi gambaran mengenai risiko yang mungkin terjadi di daerah lain, termasuk Jawa. 

“Bagaimana kebencanaan seperti yang terjadi di Sumatera bagian Utara, Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kalau terjadi juga di daerah Jawa khususnya Yogyakarta, ini juga sudah dibahas secara detail tadi dalam rapat,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa seluruh pemangku kepentingan, mulai dari PLN, Pertamina hingga Hutama Karya, perlu memastikan kesiapsiagaan layanan energi menghadapi potensi gangguan maupun lonjakan kebutuhan. Pada saat yang sama, kesiapan infrastruktur energi untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 juga menjadi bagian penting dari pembahasan.

Menurut Andre, kebutuhan energi di Yogyakarta cenderung meningkat pada akhir pekan, sehingga diperkirakan akan melonjak lebih tinggi pada periode Nataru. 

“Jogja itu weekend saja tambahan trafiknya tinggi. Apalagi nanti di Natal dan Tahun Baru. Otomatis kebutuhan BBM serta puncak arus listriknya juga semakin tinggi. Nah ini yang harus diantisipasi oleh teman-teman PLN maupun Patraniaga,” katanya.

Selain sektor energi, perhatian juga diberikan kepada infrastruktur jalan tol, khususnya di Sumatera. Andre menegaskan bahwa Hutama Karya perlu memastikan kesiapan fasilitas jalan menghadapi arus mudik dan mobilitas masyarakat selama liburan panjang. Penguatan infrastruktur, menurutnya, menjadi bagian penting agar pelayanan tetap berjalan baik dalam kondisi yang tidak terduga.

 

Ikuti ListrikIndonesia di GoogleNews

#infrastruktur listrik

Index

Berita Lainnya

Index