Listrik Indonesia | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa realisasi bauran energi baru dan terbarukan (EBT) nasional sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar 15,75 persen, naik 1,1 persen dari capaian tahun 2024. Hal tersebut ia ungkapkan dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Tahun 2025 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di Gedung KESDM pada Kamis (08/01/2026).
Hingga Desember 2025, total kapasitas terpasang pembangkit EBT nasional mencapai 15.630 megawatt (MW). Capaian ini menjadi penambahan kapasitas EBT terbesar dalam lima tahun terakhir.
Berikut rincian kapasitas pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) tahun 2025:
- Total kapasitas terpasang EBT: 15.630 MW
- Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA): 7.587 MW
- Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP): 2.744 MW
- Pembangkit Listrik Tenaga Bioenergi: 3.148 MW
- Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS): 1.494 MW
- Pembangkit Listrik Tenaga Angin/Bayu (PLTB): 152 MW
- Pembangkit Listrik Tenaga Sampah: 36 MW
- Pembangkit berbasis Gasifikasi Batubara: 450 MW
- Pembangkit EBT lainnya: 18 MW

