Listrik Indonesia | Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Dr. Ir. Johni Jonatan Numberi, M. Eng., IPM., ASEAN Eng. sebagai Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (28/01/2026).
Johni Jonatan Numberi merupakan akademisi dan insinyur energi kelahiran Sorong, Papua, pada tahun 1976, yang secara konsisten menghadirkan perspektif pembangunan energi dari kawasan Indonesia Timur. Latar belakang pendidikan dan aktivitas profesionalnya berfokus pada rekayasa teknik mesin, energi, dan energi baru terbarukan (EBT), yang menjadi fondasi pendekatan akademik dan teknokratis dalam pengembangan sumber daya energi.
Latar Belakang Akademik dan Keilmuan
Pendidikan formal Johni Jonatan Numberi ditempuh secara berjenjang pada bidang teknik mesin dan energi. Ia meraih gelar Doktor Teknik Mesin dari Universitas Indonesia, setelah sebelumnya menyelesaikan Magister Teknik dan Pendidikan Profesi Insinyur di Universitas Gadjah Mada, serta Sarjana Teknik Mesin di Universitas Negeri Manado. Rangkaian pendidikan tersebut membentuk kompetensi pada bidang rekayasa energi, teknik mesin, dan pengembangan teknologi energi, termasuk kajian energi baru terbarukan.
Dalam konteks akademik, minat riset dan publikasinya mencakup topik energi berkelanjutan, penguatan kapasitas sumber daya manusia teknik, serta penerapan teknologi energi yang relevan dengan karakteristik wilayah Indonesia Timur. Pendekatan ini menempatkan aspek teknis, efisiensi, dan keberlanjutan sebagai variabel utama dalam pembangunan sektor energi.
Peran Profesional dan Kepemimpinan Institusional
Dalam kiprah profesional, Johni Jonatan Numberi saat ini menjabat sebagai Koordinator Wilayah Papua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk periode 2024–2027. Ia juga tercatat sebagai anggota pengurus Forum Dekan Teknik Indonesia periode 2023–2027, serta terlibat dalam Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia dan Badan Keahlian Mesin Persatuan Insinyur Indonesia. Keterlibatan tersebut mencerminkan perannya dalam penguatan jejaring profesi insinyur, khususnya pada bidang teknik mesin dan energi.
Sebelumnya, ia mengemban amanah sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih pada periode 2020–2024, setelah menjabat sebagai Pembantu Dekan II Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih pada 2018–2020. Pada posisi tersebut, fokus pengelolaan diarahkan pada tata kelola akademik, penguatan kapasitas dosen, serta integrasi pendidikan teknik dengan kebutuhan pembangunan energi di wilayah Papua.
Riset, Pelatihan, dan Pengalaman Internasional
Kompetensi akademik Johni Jonatan Numberi diperkuat melalui keterlibatan dalam riset dan publikasi energi baru terbarukan, serta partisipasi pada berbagai pelatihan nasional di bidang manajemen konstruksi dan energi baru terbarukan. Selain itu, ia memiliki pengalaman internasional melalui program magang energi baru terbarukan di Belanda dan pelatihan teknologi pengecoran logam ringan di Jepang. Pengalaman tersebut memperkaya perspektif teknis dan aplikatif dalam pengembangan teknologi energi.
Pada tahun 2023, ia juga menyelesaikan pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (LEMHANNAS RI) dan tergabung dalam Ikatan Alumni LEMHANNAS RI. Pendidikan ini melengkapi sudut pandang strategis terkait ketahanan nasional, termasuk keterkaitannya dengan ketahanan energi dan pembangunan berkelanjutan.
Aktivitas Sosial dan Pengakuan Institusional
Di luar aktivitas akademik dan profesional, Johni Jonatan Numberi tercatat aktif dalam berbagai organisasi sosial kemasyarakatan dan keumatan di tingkat daerah Papua maupun nasional. Aktivitas tersebut memperluas konteks pengabdian pada masyarakat, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia dan pendidikan teknik.
Atas kontribusinya di bidang pendidikan, keteknikan, dan pengembangan sumber daya manusia, ia menerima Satyalancana Karya Satya 10 Tahun pada 2022. Selain itu, ia memperoleh predikat Dosen Terbaik Universitas Cenderawasih pada 2020. Penghargaan tersebut mencerminkan pengakuan institusional atas peran akademik dan profesionalnya dalam pengembangan teknik mesin dan energi.
Penutup
Secara keseluruhan, kiprah Johni Jonatan Numberi menunjukkan peran akademisi dan insinyur energi yang berfokus pada penguatan rekayasa teknik mesin, energi, dan energi baru terbarukan dengan perspektif Indonesia Timur. Kombinasi pendidikan, kepemimpinan institusional, riset energi, serta keterlibatan organisasi profesi membentuk kontribusi yang relevan dalam konteks pembangunan energi dan sumber daya manusia teknik di Indonesia.
