Listrik Indonesia | Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tercermin dari peningkatan konsumsi listrik sepanjang 2025, yang tercatat mencapai 46,3 TWh atau naik 4,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 44,3 TWh.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menyebutkan, lonjakan konsumsi ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan pelanggan industri, rumah tangga, dan bisnis. “Industri menjadi penyumbang terbesar dengan 18,5 TWh, diikuti rumah tangga 17,7 TWh, dan sektor bisnis 6,5 TWh,” ujar Ahmad, dikutip Jumat (20/2/2022).
Seiring dengan kenaikan konsumsi, jumlah pelanggan listrik juga bertambah dari 14,2 juta pada 2024 menjadi 14,6 juta pada akhir 2025. Dari sisi keuangan, PLN UID Jatim mencatat pendapatan mencapai Rp48,7 triliun, memperlihatkan efisiensi dan kapasitas layanan yang terus meningkat.
Ahmad menekankan bahwa pertumbuhan ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi indikator bahwa ekonomi Jawa Timur tetap kuat dan stabil. Untuk mendukung konsumsi listrik yang meningkat, PLN telah meluncurkan berbagai program inovatif sepanjang 2025, termasuk program tambah daya tematik, electrifying agriculture, serta peningkatan pengalaman pelanggan melalui Kampung PLN Mobile.
Langkah transformasi energi berlanjut di awal 2026, saat PLN menjalin kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur untuk memperkuat iklim investasi dan mendukung pertumbuhan industri. Di sisi infrastruktur, PLN juga memperluas jaringan kendaraan listrik dengan menambah fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), termasuk SPKLU untuk roda dua. Saat ini, terdapat 288 unit SPKLU di 152 lokasi di Jawa Timur.
- Baca Juga PLN Proaktif Bangun PLTS + BESS
“SPKLU tak hanya memfasilitasi mobil listrik, tapi juga mendukung kendaraan roda dua dan bahkan becak listrik,” kata Ahmad.
Ke depan, strategi PLN akan fokus pada pemasaran yang agresif, pengembangan pasar baru, dan perluasan jangkauan layanan untuk memastikan pertumbuhan konsumsi listrik selaras dengan pembangunan ekonomi di seluruh Jawa Timur.
