Listrik Indonesia | Pemerintah menegaskan tidak semua panel surya yang dikenai tarif tinggi oleh Amerika Serikat benar-benar berasal dari Indonesia. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menilai persoalan utama justru terletak pada praktik pengalihan asal barang atau transhipment yang memanfaatkan Indonesia sebagai jalur administratif.
Wakil Menteri ESDM Yuliot menjelaskan, hasil penelusuran menunjukkan panel surya yang terkena bea masuk hingga ratusan persen di pasar AS bukan merupakan produk manufaktur dalam negeri. Produk tersebut hanya melewati proses administrasi di Indonesia, seperti pelabelan ulang, sebelum dikirim ke luar negeri.
“Kami sudah cek. Yang dikenakan tarif tinggi itu bukan panel surya buatan Indonesia. Itu hanya melalui proses labeling di Indonesia,” kata Yuliot di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta.
Menurut Yuliot, pemerintah tengah mengupayakan agar panel surya yang benar-benar diproduksi di dalam negeri tetap mendapatkan perlakuan tarif sesuai skema Agreement on Reciprocal Trade (ART). Dalam skema tersebut, tarif maksimal yang dapat dikenakan seharusnya berada di kisaran 15 persen.
“Kami perjuangkan supaya tarifnya mengikuti ART. Kalau memang 15 persen, ya jangan lebih dari itu,” ujarnya.
Ia menambahkan, praktik transhipment kerap digunakan oleh negara lain untuk menghindari kebijakan tarif resiprokal AS. Skemanya dilakukan dengan memindahkan barang ke Indonesia, lalu mengekspor ulang ke Amerika Serikat setelah dilengkapi dokumen tertentu, seolah-olah berasal dari Indonesia.
Pemerintah menilai kondisi ini dapat merugikan reputasi industri panel surya nasional yang tengah berkembang. Karena itu, klarifikasi asal barang menjadi penting agar produk manufaktur dalam negeri tidak disamakan dengan barang impor yang hanya singgah secara administratif.
Langkah ini juga dinilai sebagai bagian dari upaya melindungi industri energi surya domestik agar tetap kompetitif di pasar global, sekaligus memastikan kebijakan perdagangan internasional tidak disalahgunakan melalui jalur transhipment.
Pemerintah Bongkar Asal-usul Panel Surya yang Kena Tarif Tinggi di AS
Pemerintah AS Kenakan Tarif Tinggi Impor Panel Surya
